SULAWESI SELATAN — PT Telkomsel Ekosistem Digital (INDICO) meneken kerja sama dengan platform pembelajaran bahasa Duolingo untuk memperluas akses pendidikan digital lewat layanan SIMPATI Plus. Pelanggan yang berlangganan fitur tersebut bisa mengklaim akses Super Duolingo selama satu bulan sesuai kuota yang tersedia. Kolaborasi ini memperkuat posisi INDICO sebagai kendaraan digital Telkomsel di sektor gaya hidup dan pendidikan.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di kantor INDICO dan dihadiri langsung jajaran manajemen kedua pihak. Direktur Utama INDICO Andi Kristianto menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi memperluas manfaat layanan digital bagi basis pelanggan Telkomsel yang besar.
Duolingo dipilih karena model pembelajarannya yang ringan dan bisa diakses dari mana saja. Bagi INDICO, menggandeng pemain global seperti Duolingo menjadi cara memperkaya penawaran tanpa harus membangun produk pendidikan sendiri dari nol.
Skema Klaim untuk Pelanggan SIMPATI Plus
Pelanggan SIMPATI Plus berhak atas akses Super Duolingo selama satu bulan. Manfaat diberikan sesuai kuota yang tersedia selama periode program berjalan.
Proses klaim dilakukan setelah pelanggan berlangganan SIMPATI Plus melalui aplikasi MyTelkomsel. Tidak ada langkah tambahan di luar aplikasi resmi tersebut, sehingga pelanggan bisa langsung mengaktifkan manfaat begitu status langganan aktif.
Super Duolingo sendiri merupakan versi berbayar platform tersebut, dengan fitur tanpa iklan dan akses materi yang lebih luas dibanding versi gratis. Pemberian akses penuh selama sebulan menjadi nilai tambah bagi pelanggan yang ingin mencoba sebelum memutuskan berlangganan mandiri.
SIMPATI Plus dan Portofolio 40 Merek
SIMPATI Plus adalah fitur berlangganan eksklusif untuk pelanggan SIMPATI. Layanan ini menghimpun lebih dari 100 penawaran dari lebih dari 40 merek di berbagai kategori gaya hidup, mulai dari pendidikan, makanan dan minuman, kesehatan, hingga kebugaran.
Hingga kini, layanan tersebut telah diakses ratusan ribu pelanggan dengan tingkat keterlibatan yang terus berkembang. Penambahan Duolingo ke dalam daftar mitra memperluas kategori pendidikan yang sebelumnya belum sebesar kategori gaya hidup lain.
Model bundling semacam ini lazim dipakai operator telekomunikasi untuk menahan pelanggan agar tidak berpindah ke kompetitor. Nilai tambah dari mitra pihak ketiga menjadi pembeda di pasar yang tarif datanya makin kompetitif.
Dorongan Literasi Bahasa Lewat Jaringan Telkomsel
Andi menilai kapabilitas dan jangkauan digital Telkomsel bisa membuat akses pembelajaran bahasa lebih luas dan fleksibel. Masyarakat dapat belajar dari berbagai lokasi sekaligus memperbesar peluang terhubung dengan lingkungan global.
"Melalui kolaborasi dengan Duolingo, kami ingin turut memperluas akses pembelajaran bahasa bagi masyarakat Indonesia, sebagai bagian dari upaya INDICO dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan," ujar Andi dalam seremoni penandatanganan kerja sama di kantor INDICO, dikutip pada Kamis (24/9/2026).
Kemampuan berbahasa asing masih menjadi penghambat bagi sebagian tenaga kerja Indonesia yang ingin bersaing di pasar global. Kemitraan ini menyasar celah tersebut dengan memanfaatkan penetrasi ponsel yang sudah tinggi di Tanah Air.
Peta Persaingan di Ekosistem Digital Telkomsel
INDICO berdiri sebagai anak usaha Telkomsel yang menaungi sejumlah lini bisnis digital. Langkah menggandeng pemain global seperti Duolingo menandai arah perusahaan memperkuat ekosistem layanan konsumen, bukan sekadar menyediakan konektivitas.
Persaingan di segmen ini kian ketat. Operator lain juga aktif merangkul mitra konten dan layanan digital untuk menaikkan nilai tambah paket mereka. Bagi pelanggan, pilihan bundling yang beragam memberi keleluasaan memilih layanan yang paling relevan dengan kebutuhan harian.
Keberhasilan program ini akan bergantung pada seberapa cepat pelanggan mengklaim kuota yang tersedia dan seberapa lama mereka bertahan menggunakan layanan setelah periode gratis berakhir. Angka klaim dan retensi menjadi indikator yang layak dicermati pada periode program berikutnya.