Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan dana insentif fiskal Rp6 miliar dari Kementerian Dalam Negeri harus dimanfaatkan untuk program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Insentif itu diperoleh setelah Pemprov Sulsel meraih dua penghargaan sekaligus pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Selain dana tunai, Sulsel menerima bantuan bedah rumah 300 unit dan Rp2 miliar untuk pengelolaan sampah.
MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan dana insentif dari pemerintah pusat harus dimanfaatkan dengan baik agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Penegasan itu disampaikan Andi Sudirman dalam keterangannya di Makassar, Sabtu, menyusul capaian Pemprov Sulsel pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sulsel meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang tersebut, masing-masing sebagai Terbaik I Implementasi Program 3 Juta Rumah dan Terbaik I Kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Dari dua capaian itu, Kemendagri memberikan dukungan insentif fiskal Rp6 miliar, bantuan bedah rumah 300 unit untuk hunian layak, serta Rp2 miliar untuk pengelolaan sampah dan lingkungan.
Dua Penghargaan yang Diraih Sulsel
Penghargaan pertama menyangkut implementasi Program 3 Juta Rumah yang dinilai berhasil menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah. Penghargaan kedua diberikan atas kinerja pengelolaan sampah dan penataan lingkungan asri di sejumlah kabupaten/kota.
Keduanya menjadi dasar pemberian insentif fiskal dari Kemendagri. Skema ini dinilai Andi Sudirman sebagai bentuk apresiasi yang langsung terasa manfaatnya di tingkat daerah.
Insentif Batch I Dipakai untuk Arsinum dan Bedah Rumah
Pemprov Sulsel sebelumnya menerima insentif Rp3 miliar dari Kemendagri pada Batch I setelah memenangi satu kategori. Dana itu digunakan untuk penyediaan fasilitas Air Siap Minum (Arsinum) di wilayah kepulauan serta program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu.
“Paling penting bahwa penghargaan ini adalah penghargaan yang Batch I-nya sudah kami rasakan manfaatnya, Pak Menteri. Kami kebetulan di Batch I alhamdulillah sudah pernah memenangi satu kategori,” ungkap Andi Sudirman.
“Alhamdulillah sudah berdampak, karena kami sudah buatkan program untuk Arsinum kepulauan dan juga untuk bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu. Ini sangat bagus,” lanjutnya.
Harapan agar Kementerian Lain Meniru Skema Apresiasi
Andi Sudirman berharap program apresiasi pemerintah daerah seperti ini dapat direplikasi oleh kementerian dan lembaga lainnya. Menurutnya, semakin banyak daerah yang terpacu meningkatkan kinerja pembangunan sekaligus menghadirkan program yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
“Harapan kami kegiatan seperti ini bisa diduplikasi oleh kementerian dan lembaga lain, sehingga daerah semakin bersemangat membangun wilayahnya masing-masing,” tuturnya.
Insentif fiskal Rp6 miliar, bantuan 300 unit bedah rumah, dan Rp2 miliar untuk pengelolaan sampah kini menjadi modal awal Pemprov Sulsel menjalankan program lanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar warga.