MAROS — Manajemen PLN ULP Maros dan jajaran Kodim 1422/Maros duduk bersama dalam forum koordinasi strategis pada Senin (31/8). Agenda utamanya memastikan pasokan listrik ke rumah warga dan fasilitas publik di Kabupaten Maros tetap andal tanpa gangguan berarti.
Pertemuan ini menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam mendukung infrastruktur ketenagalistrikan dan pelayanan masyarakat. Dari hasil pembahasan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi komitmen bersama kedua institusi.
Tiga Poin Utama dalam Koordinasi
Poin pertama menyangkut peningkatan keandalan jaringan listrik di seluruh wilayah Kabupaten Maros. Poin kedua berkaitan dengan edukasi dan pengamanan keselamatan ketenagalistrikan (K2) bagi masyarakat. Sementara poin ketiga memaparkan kondisi terkini sistem kelistrikan daerah.
Pembahasan ini tidak berhenti pada tataran wacana. Pihak PLN ULP Maros menyampaikan bahwa ruang bebas jaringan atau Right of Way dan keandalan suplai daya membutuhkan dukungan penuh dari berbagai elemen, termasuk jajaran TNI.
Butuh Dukungan TNI di Lapangan
Dukungan tersebut dinilai krusial untuk mengantisipasi potensi gangguan yang bisa menghambat kontinuitas aliran listrik. Gangguan pada jaringan tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga fasilitas publik seperti puskesmas, sekolah, dan kantor pemerintahan.
Koordinasi dengan Kodim 1422/Maros diharapkan mempercepat penanganan jika terjadi kendala di lapangan. Kehadiran aparat teritorial juga membantu sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya menjaga ruang bebas jaringan listrik.
Koordinasi Berkala Jadi Komitmen Bersama
PLN ULP Maros dan Kodim 1422/Maros berkomitmen menjalankan koordinasi secara berkala. Langkah ini diambil agar situasi kelistrikan di Kabupaten Maros tetap kondusif dan kebutuhan listrik masyarakat terpenuhi secara optimal.
Sinergi semacam ini menjadi pola kerja yang terus diperkuat PLN di berbagai daerah. Kolaborasi dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah dinilai efektif menjaga infrastruktur vital tetap beroperasi melayani publik.