Pencarian

63 UMKM Wastra Sulsel Ikuti KKS Digifest 2026 di Makassar, BI dan Dekranasda Dorong Inovasi Produk Lokal

Rabu, 29 Juli 2026 • 14:40:31 WIB
63 UMKM Wastra Sulsel Ikuti KKS Digifest 2026 di Makassar, BI dan Dekranasda Dorong Inovasi Produk Lokal
UMKM wastra Sulsel mengikuti KKS Digifest 2026 di Makassar yang digelar Bank Indonesia bersama Dekranasda.

MAKASSAR — Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) serta Road to Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026. Tahun ini, KKS Digifest berkolaborasi dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Makassar.

Apresiasi Pemprov untuk Pengembangan Wastra

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mengapresiasi Bank Indonesia dan seluruh pihak yang terus mendorong pengembangan wastra serta peningkatan kapasitas pelaku UMKM di daerah itu. Menurut dia, semakin luasnya penggunaan wastra menjadi peluang bagi pengembangan produk lokal.

Namun, ia mengingatkan bahwa pelestarian wastra tidak cukup hanya dengan meningkatkan penggunaannya. "Penggunaan saja bukanlah jaminan akan kelestariannya. Oleh karena itu, harus ada ikhtiar, kerja keras, dan kerja cerdas untuk terus mengembangkan serta meningkatkan keterlibatan semua pihak," kata Jufri usai membuka acara yang juga dihadiri 37 UMKM produk makanan tersebut.

Dukungan Pembiayaan dan Inovasi Produk

Pemprov Sulsel disebut mendukung pengembangan sektor wastra melalui pembinaan dan peningkatan kapasitas pelaku UMKM. Salah satu fokusnya adalah mendorong kemudahan akses pembiayaan bagi para perajin dan pengusaha lokal.

Jufri menambahkan, upaya menjaga kualitas, inovasi, dan daya saing harus berjalan beriringan agar produk wastra Sulsel mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Kontribusi Ekonomi Kreatif Capai 7 Persen PDB Nasional

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda mengatakan sektor ekonomi kreatif, khususnya fesyen dan kuliner, memiliki peran penting dalam perekonomian. Ia menyebut kontribusinya berada di kisaran tujuh persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

Potensi tersebut menjadi salah satu alasan Bank Indonesia bersama Pemprov Sulsel dan pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pengembangan ekosistem wastra. Setiap tahun, Bank Indonesia membina sekitar 75 UMKM melalui berbagai program pengembangan.

Program Pembinaan Tak Hanya untuk UMKM

Rizki menjelaskan program pembinaan tersebut tidak hanya menyasar UMKM secara umum, tetapi juga mencakup pengembangan petani, pelaku ekspor, hingga pesantren. "Kita selalu berinovasi bagaimana meningkatkan UMKM agar naik kelas, sementara pesantrennya agar mandiri," katanya.

Pameran Wastra Heritage Market di Makassar ini diharapkan menjadi wadah promosi sekaligus ajang peningkatan kapasitas bagi para pelaku UMKM wastra di Sulawesi Selatan.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks