Tabletop Tavern adalah gim yang cukup mudah dipahami di permukaan. Alih-alih mempertahankan kota di peta dunia, pemain maju melalui jalur linear bercabang menuju bos akhir. Sepanjang perjalanan, pemain membangun pasukan untuk menghadapi pertempuran penutup setiap babak.
Rekrut Musuh, Ciptakan Kombinasi Pasukan Gila
Yang membedakan gim ini dari RTS pada umumnya adalah kekonyolan khas roguelike yang bisa mengacaukan keseimbangan. Pahlawan yang dipilih di awal memang penting karena memberikan bonus spesifik—misalnya, Ser Edric Valeward yang menyukai unit langka dan unit charge.
Tapi pemain juga bisa merekrut musuh dari lawan yang dikalahkan. Konsekuensinya, dalam satu permainan, penulis bisa membawa unit kavaleri hantu beradu bahu dengan treant yang direkrut dari kota terakhir. "It was a good thing, too, I barely scraped past that battle, with my treants being the last green men standing," tulis sang jurnalis dalam laporan langsungnya.
Item dan Keputusan Moral di Setiap Persinggahan
Pemain juga bisa menambahkan item ke daftar pasukan untuk memberikan efek bonus yang kuat. Meskipun Ser Valeward condong ke unit charge, penulis lebih banyak menggunakan unit jarak jauh berkat item kuat yang ditemukan selama merampok.
Tabletop Tavern memiliki mekanisme unik untuk tempat istirahat. Saat menemukan pemukiman, pemain bisa memilih untuk beristirahat dan memulihkan kesehatan unit—atau menjarahnya, yang memicu pertempuran berat dengan imbalan lebih besar. Pilihan ini menambah lapisan strategi di luar pertempuran utama.
Kritik: Tutorial Berlebihan, Tapi Target Pasar Jelas
Satu-satunya kritik untuk Tabletop Tavern adalah kepadatan informasi dan penjelasan cara bermain yang kurang optimal. Gim ini hanya melemparkan beberapa dinding teks tutorial di awal tanpa pendekatan yang lebih interaktif.
Namun, hal itu mungkin tidak masalah mengingat target pasar gim ini: penggemar pertempuran RTS yang lebih suka bereksperimen daripada menghadapi tekanan kampanye penuh. Risiko rendah ala roguelike mendorong pemain untuk lebih banyak bermain-main. Jika optimasi buruk, pemain tinggal memulai run berikutnya.
Tema Tavern Abad Pertengahan yang Menawan
Tematisasi gim ini juga sangat memikat. Pada dasarnya, pemain sedang bermain perang di sebuah tavern abad pertengahan. Kapan saja, pemain bisa menggeser kamera ke atas dan melihat lawan low-poly menggerutu atas taktik licik yang digunakan. "Little did they know, I didn't have any," canda sang jurnalis.
Tabletop Tavern akan dirilis di Steam pada 11 Juni mendatang. Sebelumnya, PC Gaming Show akan digelar pada Minggu, 7 Juni pukul 12 siang PDT. Pemain bisa mengunjungi halaman Steam gim untuk menambahkan ke wishlist dan mendapatkan informasi lebih lanjut.