Pencarian

BPH Migas Bakal Ubah Kode QR BBM Subsidi Jadi Dinamis, Buntut Penyelundupan Solar Rp 361 Miliar di Sulsel

Selasa, 02 Juni 2026 • 00:05:20 WIB
BPH Migas Bakal Ubah Kode QR BBM Subsidi Jadi Dinamis, Buntut Penyelundupan Solar Rp 361 Miliar di Sulsel
BPH Migas akan mengganti kode QR BBM subsidi statis dengan sistem dinamis untuk mencegah pemalsuan.

MAKASSAR — Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengungkapkan sistem QR Code statis yang berlaku saat ini rentan dipalsukan. Pelaku penyalahgunaan BBM subsidi memanfaatkan celah itu dengan menduplikasi kode menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendaftarkan kendaraan palsu ke aplikasi MyPertamina.

Modus Pemalsuan: Foto Kendaraan, Cetak STNK Palsu

"Perkembangan AI sekarang bisa meniru hanya dengan memotret kendaraan, lalu membuat plat nomor tertentu hingga STNK yang menyerupai asli tapi palsu," kata Wahyudi di Pelabuhan Peti Kemas Makassar, Selasa.

Dengan sistem baru yang dinamis, setiap transaksi akan dilengkapi PIN dan verifikasi berlapis. Ia memastikan mekanisme ini akan menutup celah duplikasi yang selama ini dieksploitasi jaringan tertentu.

Solar Subsidi Rp 15 Triliun per Tahun untuk Sulsel

Alokasi BBM subsidi untuk Sulawesi Selatan mencapai angka yang sangat besar. Untuk solar saja, BPH Migas mengalokasikan 0,79 juta kiloliter dengan nilai sekitar Rp 15 triliun per tahun. Sementara untuk Pertalite, alokasinya mencapai 1,4 juta kiloliter atau hampir Rp 9 triliun.

Total subsidi kedua jenis BBM itu rata-rata lebih dari Rp 20 triliun per tahun. Angka inilah yang menjadi sasaran utama jaringan penyelundupan.

Kerugian Negara Capai Rp 361 Miliar dari Satu Modus

Dari pengungkapan yang dilakukan Polda Sulsel, sebanyak 229.123 liter solar dan 3.031 liter Pertalite berhasil diamankan. Total tersangka mencapai 45 orang. Jika dihitung dari temuan solar saja, potensi kerugian negara mencapai Rp 361 miliar.

"Itu baru dari satu jenis BBM. Dengan kondisi ini, kami mohon dukungan masyarakat melaporkan penyalahgunaan melalui Help Desk BPH Migas di nomor 0812300136. Kami bekerja 24 jam," ujar Wahyudi.

Truk Tangki Tanpa Identitas Jelas Jadi Petunjuk

Dalam pengungkapan di Dermaga Peti Kemas Makassar, polisi menyita tujuh mobil tangki yang bertuliskan BBM industri tetapi diduga berisi BBM subsidi. Wahyudi menegaskan kendaraan itu bukan mitra resmi Pertamina.

"Transportir Pertamina yang tercatat jelas PT-nya, ada nama dan label barcode. Kalau discan muncul inisial PT-nya. Di sini tidak ada," ungkapnya. Setiap mitra resmi BPH Migas memiliki surat jalan dari Pertamina yang bisa dilacak asal SPBU hingga tujuan pengiriman.

Pertamina Perketat Monitoring Digitalisasi Subsidi

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Deny Sukendar menambahkan, pihaknya berkomitmen menyalurkan BBM dan LPG subsidi sesuai ketentuan. "Kami menjalankan program digitalisasi subsidi tepat di seluruh SPBU wilayah Sulsel dan melakukan monitoring bersama Polda serta Pemda," tuturnya.

Pembaruan sistem QR Code dinamis dijadwalkan segera diterapkan untuk menutup celah yang selama ini dimanfaatkan jaringan penyelundupan BBM bersubsidi di daerah.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks