BONE — Ribuan warga Watampone dan sekitarnya memadati kawasan Lapangan Merdeka pada Minggu (31/5/2026) untuk menikmati Car Free Day (CFD). Di balik keramaian itu, puluhan personel Satlantas Polres Bone disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk mengatur lalu lintas dan melakukan pengalihan arus kendaraan.
Personel Ditempatkan di Akses Masuk Lapangan Merdeka
Kasat Lantas Polres Bone, AKP Riyanda Putra Utama, menyebut pengamanan menyasar ruas jalan yang langsung terhubung ke Lapangan Merdeka. Petugas tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga mengarahkan pengendara ke jalur alternatif agar kendaraan tidak menumpuk di satu titik.
“Kami menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk memastikan tidak ada gangguan lalu lintas selama kegiatan Car Free Day berlangsung. Pengguna jalan juga kami arahkan ke jalur alternatif agar arus kendaraan tetap lancar,” ujar Riyanda dalam keterangannya, Minggu.
Bukan Sekadar Atur Lalu Lintas, Ada Edukasi Keselamatan
Selain pengaturan arus, momen CFD dimanfaatkan Satlantas untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat. Pengunjung yang melintas diingatkan soal pentingnya menggunakan helm dan mematuhi rambu lalu lintas, terutama bagi mereka yang membawa anak-anak.
“Dengan tertib berlalu lintas, risiko kecelakaan di jalan dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutup Kasat Lantas.
CFD Watampone: Ruang Publik yang Butuh Pengamanan Konsisten
Kegiatan Car Free Day di Watampone telah menjadi agenda rutin akhir pekan yang menarik ribuan pengunjung. Kehadiran aparat keamanan, khususnya dari Satlantas, menjadi krusial untuk menjaga agar aktivitas warga tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan protokol. Pengamanan maksimal seperti yang dilakukan Minggu lalu menunjukkan komitmen Polres Bone dalam menyeimbangkan kebutuhan rekreasi warga dengan kelancaran transportasi.