Investasi Makassar Tembus Rp5 Triliun dari 12.343 Proyek Usaha, Naik 22,07 Persen

Penulis: Ujang Rahmat  •  Selasa, 03 November 2026 | 17:47:30 WIB
Kepala DPMPTSP Makassar Mario Said memaparkan realisasi investasi Kota Makassar periode Januari–September 2026 sebesar Rp5 triliun.

MAKASSAR — Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar Mario Said merinci total realisasi investasi periode Januari–September 2026 mencapai Rp5.003.864.386.458, atau sekitar Rp5 triliun. Dari jumlah itu, Kota Makassar menyumbang sekitar 32,80 persen dari total realisasi investasi Sulawesi Selatan yang sebesar Rp15,25 triliun.

Investasi dalam negeri masih menjadi motor utama pertumbuhan. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat Rp4,32 triliun atau 86,43 persen dari total investasi, sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp678,80 miliar atau sekitar 13,57 persen.

PMDN Tumbuh 34,32 Persen, Sektor Kesehatan Teratas

Pertumbuhan PMDN bahkan mencapai 34,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. "Pertumbuhan PMDN bahkan mencapai 34,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," tutur Mario, Selasa (3/11/2026).

Dari sisi sektor, jasa lainnya terutama sarana kesehatan menempati posisi teratas dengan nilai Rp1,41 triliun. Disusul sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi sebesar Rp793 miliar, serta perumahan dan perkantoran Rp751 miliar.

Industri makanan mencatat pertumbuhan paling pesat, yakni 271 persen dengan nilai investasi Rp507 miliar. "Sementara itu, industri makanan mencatatkan pertumbuhan paling pesat, yakni mencapai 271 persen dengan nilai investasi sebesar Rp507 miliar," katanya.

PT Siloam International Hospitals Jadi Investor Terbesar

Investor dengan nilai penanaman modal terbesar berasal dari PT Siloam International Hospitals dengan total Rp966 miliar. Untuk investasi asing, sejumlah negara menjadi penyumbang utama, di antaranya Malaysia, Hong Kong, Singapura, dan Tiongkok.

Mario menilai capaian ini mempertegas posisi Makassar sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Sulawesi Selatan. "Realisasi investasi Kota Makassar berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) periode Januari–September 2026 mencapai Rp5 triliun. Angka ini meningkat 22,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," jelasnya.

Target Rp6 Triliun pada Triwulan IV 2026

Memasuki triwulan IV 2026, DPMPTSP Makassar menargetkan realisasi investasi menembus Rp6 triliun. "Memasuki triwulan IV 2026, kami DPMPTSP Makassar semakin optimistis dapat meningkatkan capaian realisasi investasi hingga menembus Rp6 triliun," jelas Mario.

Sejumlah langkah disiapkan untuk mengakselerasi capaian pada penghujung tahun. Di antaranya pendampingan pelaporan LKPM bagi perusahaan PMDN dan PMA, pembentukan desk khusus percepatan perizinan, serta penyelesaian hambatan proyek melalui koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemkot juga akan mengintensifkan promosi proyek-proyek siap tawar kepada calon investor. "Kami menargetkan realisasi investasi pada triwulan IV bisa menembus Rp6 triliun sehingga target pertumbuhan investasi dapat tercapai," ujarnya.

Menurut Mario, peningkatan investasi tidak hanya diukur dari besarnya modal yang masuk, tetapi juga kemampuan menciptakan lapangan kerja dan memperluas aktivitas usaha. "Dengan capaian realisasi investasi ini. Kita harpanya memberikan dampak ekonomi yang semakin luas bagi masyarakat," tukasnya.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: rakyatku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top