SIDRAP — Sarasehan Pemuda yang digelar DPD KNPI Sidrap dirancang sebagai ruang dialog interaktif, bukan sekadar seremoni organisasi kepemudaan. Ketua DPD KNPI Kabupaten Sidrap Andi Shalman menyebut forum itu menjadi tempat pemuda bertukar gagasan dan menyampaikan pandangan soal pendidikan.
Lewat dialog tersebut, pemuda diharapkan tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Mereka didorong mengambil peran aktif dalam melahirkan gagasan dan solusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sidrap.
Sarasehan dijadwalkan berlangsung di Aula Saromase Sidrap pada Selasa, 27 Oktober 2026. Sejumlah pejabat daerah dan legislator dikonfirmasi hadir mengisi forum tersebut.
Ketua DPD KNPI Sulawesi Selatan Vonny Ameliani Suardi tampil sebagai pemateri Sarasehan Pemuda. Hadir pula Dr Mujahidin SPdi MPdi, Kepala Dinas Pendidikan Sidrap H Sirajuddin A SP MM, serta Anggota DPRD Provinsi Sulsel Dr Ir Mahmud La Kaiya.
Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda juga masuk dalam daftar hadir. Kehadiran jajaran dinas pendidikan dan kepolisian memberi forum ini pijakan langsung ke persoalan yang dibahas pemuda.
Pendidikan yang unggul dan inklusif dinilai sebagai salah satu aspek penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing. Dua kata kunci itu yang diangkat KNPI Sidrap, bukan tema pembangunan fisik atau ekonomi.
Pendidikan berkualitas yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat menjadi titik tolak gagasan dalam sarasehan. Pemuda Sidrap diajak membangun kesadaran bersama soal pentingnya akses pendidikan yang merata.
Melalui kegiatan tersebut, pemuda diharapkan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Sarasehan Pemuda ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Sidrap yang semakin maju dan sejahtera.