Teeratep Winothai Akui Sempat Kesal Dijaga Ketat Nova Arianto di Piala AFF 2008

Penulis: Ramli Siregar  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 22:05:01 WIB
Legenda Thailand Teeratep Winothai mengaku kesal dengan penjagaan ketat Nova Arianto pada semifinal Piala AFF 2008.

SULAWESI SELATAN — Legenda Timnas Thailand, Teeratep Winothai, mengaku pernah dibuat kesal oleh bek Indonesia Nova Arianto pada semifinal Piala AFF 2008. Penjagaan ketat dan benturan fisik dari Nova membuatnya terganggu sepanjang laga. Meski begitu, Thailand tetap lolos ke final dengan keunggulan agregat 3-1.

Kisah itu bermula dari leg kedua semifinal Piala AFF 2008 yang mempertemukan Thailand dan Indonesia. Teeratep, yang saat itu menjadi andalan lini depan Changsuek, harus berhadapan langsung dengan Nova Arianto yang dipercaya menjaga pertahanan Garuda.

Penjagaan yang diberikan Nova ternyata di luar dugaan Teeratep. Ia mengaku terus dibayangi dan mendapat tekanan fisik sepanjang pertandingan.

Nova Arianto Tak Beri Ruang Sedikit Pun

Dalam wawancara eksklusif dengan Bola.com, Teeratep mengenang bagaimana Nova selalu menempel ketat dan kerap menabraknya. Pengalaman itu meninggalkan kesan tersendiri bagi penyerang yang pernah menjadi bintang utama Thailand tersebut.

"Dia selalu dibelakangku, menabrakku," ungkap Teeratep Winothai sembari tersenyum.

Tekanan dari Nova bukan satu-satunya hal yang membuat Teeratep tersentak. Bek Indonesia itu juga sempat mencetak gol penting yang mengubah jalannya pertandingan.

Gol Sundulan Nova Sempat Bikin Thailand Panik

Thailand datang ke leg kedua dengan modal kemenangan 1-0 di Jakarta. Kepercayaan diri Changsuek tinggi, tetapi situasi berubah ketika Nova mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan tendangan sudut pada menit kesembilan.

"Saya ingat waktu itu Indonesia dapat tendangan sudut, dia maju sundul dan langsung gol. Agregat jadi 1-1," ujar Teeratep.

Gol tersebut sempat memberi harapan bagi Indonesia untuk membalikkan keadaan. Namun Thailand tidak kehilangan kendali dan mampu merespons dengan baik.

Thailand Lolos ke Final, tapi Gagal Juara

Thailand akhirnya menang 2-1 atas Indonesia di leg kedua dan melaju ke final dengan keunggulan agregat 3-1. Kemenangan itu memastikan langkah Changsuek ke partai puncak.

Sayangnya, di laga final Thailand harus mengakui keunggulan Vietnam. Le Cong Vinh dan kawan-kawan menang 3-2 secara agregat dan meraih gelar pertama mereka di Piala AFF.

Bagi Indonesia, cerita ini menjadi salah satu pengingat panjangnya perjalanan Garuda menuju gelar Piala AFF. Timnas Indonesia belum pernah menjadi juara di ajang tersebut hingga kini.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: bola.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top