Daniel Dubois Hentikan Fabio Wardley di Ronde 2, Pertahankan Sabuk WBO

Penulis: Tedy Rustandi  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:09:31 WIB
Daniel Dubois mempertahankan sabuk juara dunia kelas berat WBO setelah menghentikan Fabio Wardley pada ronde kedua di London.

SULAWESI SELATAN — Daniel Dubois mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBO setelah menghentikan Fabio Wardley pada ronde kedua di London. Kemenangan itu menegaskan posisi Dubois sebagai petinju kelas berat terdepan di Inggris.

Duel sesama petinju kelas berat Inggris berakhir cepat. Dubois memaksa wasit menghentikan pertarungan saat laga baru memasuki ronde kedua, memastikan sabuk WBO tetap melingkar di pinggangnya.

Pukulan Dubois Terlalu Berat untuk Wardley

Dubois tampil agresif sejak bel pembuka. Rentetan pukulan kerasnya membuat Wardley goyah dan tak mampu melanjutkan pertarungan hingga wasit menghentikan laga di ronde kedua.

Kemenangan ini melengkapi catatan Dubois sebagai salah satu petinju kelas berat paling berbahaya saat ini. Ia sebelumnya juga dikenal lewat pukulan-pukulan bertenaga yang kerap menutup laga lebih cepat.

Status Dubois sebagai Petinju Kelas Berat Terdepan Inggris

Hasil di London itu mempertegas posisi Dubois di jajaran elite kelas berat Inggris. Wardley, yang datang sebagai penantang, gagal membendung tekanan sejak ronde pertama.

Dubois kini memegang sabuk WBO dan disebut-sebut sebagai nama yang layak diperhitungkan dalam perebutan status juara dunia kelas berat berikutnya.

Apa Langkah Selanjutnya untuk Dubois?

Usai kemenangan dominan itu, pertanyaan soal lawan berikutnya langsung mengemuka. Dubois belum mengumumkan rencana selanjutnya, tetapi performa di London membuka peluang menuju duel-duel besar di kelas berat.

Bagi Wardley, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam upayanya menembus level elite. Ia harus mengevaluasi kembali langkah kariernya setelah gagal bertahan lebih lama di atas ring.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top