3M Indonesia Dukung 24 Tim ERT di IMERC 2026, Sediakan Alat Penyelamatan SCBA hingga Tripod

Penulis: Tedy Rustandi  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:36:32 WIB
Tim ERT dari 24 perusahaan tambang mengikuti kompetisi Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 di Balikpapan.

SULAWESI SELATAN — Balikpapan menjadi saksi gelaran Indonesia Mining Emergency Response Community (IMERC) 2026 yang berlangsung sukses. Sebanyak 24 tim dari perusahaan tambang dan kontraktor pertambangan ambil bagian dalam kompetisi yang digelar PT Putra Perkasa Abadi selaku tuan rumah ini. Jumlah peserta yang mencapai dua lusin tim membuat IMERC 2026 menjadi edisi terbesar sejak pagelaran ini digelar.

Di tengah kompetisi yang menguji ketangkasan para penanggap darurat itu, 3M Indonesia hadir bukan sekadar sebagai peserta pameran. Perusahaan yang dikenal lewat produk Alat Pelindung Diri (APD) ini justru menempatkan diri sebagai mitra edukasi bagi para pekerja tambang.

Fokus pada Edukasi, Bukan Sekadar Jualan

Fazrian Eka Nugraha, Area Sales Manager Safety Division 3M Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran perusahaannya di IMERC 2026 memiliki porsi berbeda dari sekadar aktivitas komersial. Divisi Keselamatan Pribadi (PSD) yang diwakilinya memang memproduksi perlengkapan pelindung seperti helm, kacamata, respirator, earplug, hingga earmuff. Namun, yang lebih ditekankan adalah bagaimana produk-produk itu digunakan dengan benar.

"Itu yang sebetulnya poin yang kita tekankan. Jadi bukan hanya selling-nya, tapi kita bantu dari sisi edukasi. Nah, selain untuk alat perlindungan diri biasa, yang umum, kita pun punya untuk fall protection dan untuk rescue. Produk untuk rescue ini salah satunya seperti tripod, lalu ada SCBA," terang Fazrian saat ditemui di lokasi penyelenggaraan IMERC 2026 di Balikpapan.

Produk-produk penyelamatan seperti Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA) dan tripod memang menjadi kebutuhan krusial dalam operasi penyelamatan di ruang terbatas (confined space). Dalam ajang ini, sejumlah produk 3M bahkan digunakan langsung oleh tim ERT yang berlaga, menjadi bukti dukungan nyata di lapangan.

Dukungan Berkelanjutan untuk Rescuer Indonesia

Partisipasi 3M Indonesia di IMERC 2026 bukan kali pertama. Sejak tahun lalu, perusahaan ini telah menjadi pendukung tetap kegiatan tahunan tersebut. Lebih dari itu, kolaborasi 3M Indonesia juga menjangkau Garuda Rescue Nusantara (GRN) melalui serangkaian workshop yang digelar selama setahun terakhir.

"Fungsinya ya kita membantu memberi edukasi ke para pegawai atau para pekerja di sekitar sini juga dari berbagai wilayah Indonesia," ujar Fazrian.

Ia menilai IMERC 2026 memiliki peran strategis dalam membangun kesiapsiagaan para pekerja tambang. Slogan "Elevate Rescuer" yang diusung ajang ini dinilai sejalan dengan kebutuhan industri akan sumber daya manusia yang sigap dan kompeten.

"Event ini sangat bagus, karena seperti slogannya IMERC, Elevate Rescuer. Jadi meningkatkan awareness para rescuer dan meningkatkan kompetensinya mereka. Jadi pada saat ada insiden seperti banjir atau ada kebakaran, mereka bisa lebih sigap dan lebih siap," tandasnya.

Harapan Peningkatan Kualitas Kompetisi

Dibanding edisi sebelumnya, Fazrian mengamati peningkatan jumlah peserta yang signifikan. Menurutnya, bertambahnya tim yang berkompetisi berarti semakin banyak pula pekerja yang sadar akan pentingnya aspek keselamatan dan penyelamatan.

"Kalau dilihat dibanding tahun lalu, tahun ini pesertanya lebih banyak lagi, artinya lebih banyak orang yang akan lebih aware terkait safety dan terkait rescue," jelasnya.

Meski ajang tahun ini berjalan sukses, Fazrian berharap penyelenggaraan ke depan terus mengalami perbaikan. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar kualitas kompetisi semakin meningkat dari tahun ke tahun.

"Saya pribadi berharap ke depannya bisa lebih baik lagi. Pastikan ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dari tahun ini dilakukan perbaikan sehingga tahun depan bisa lebih baik dari tahun ini," pungkasnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, IMERC diharapkan terus menjadi wadah pengembangan kapasitas para rescuer Indonesia, sekaligus mendorong budaya keselamatan kerja yang lebih kuat di industri pertambangan nasional.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: tambang.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top