SULAWESI SELATAN — X, platform media sosial yang dulu dikenal sebagai Twitter, resmi meluncurkan fitur video editor dan perekam bawaan untuk aplikasi versi iOS, Senin (6/7). Langkah ini diambil untuk mendorong pengguna membuat konten video orisinal langsung di platform, bukan sekadar membagikan ulang klip dari TikTok atau YouTube.
Nikita Bier, Head of Product X, melalui unggahannya di platform tersebut merinci sejumlah fitur anyar yang dibawa. "Hari ini kami meluncurkan Video Editor dan Recorder baru di aplikasi iOS," tulis Bier.
Fitur pertama adalah overlay captions yang mendukung berbagai bahasa dengan opsi kustomisasi tampilan. Fitur ini memungkinkan pembuat konten menambahkan teks di atas video tanpa perlu aplikasi editing terpisah.
Kedua, ada fitur green screen yang memungkinkan pengguna menambahkan latar belakang kustom, baik dari unggahan di X maupun foto dari galeri ponsel. Fitur ini populer di TikTok dan kini diadopsi oleh X untuk memudahkan pembuatan konten kreatif.
Bier menegaskan bahwa prioritas utama timnya adalah memberi kreator alat untuk membuat konten orisinal. "Kami akan memberikan lebih banyak pembaruan pada video editor dalam beberapa pekan ke depan," tambahnya dalam unggahan di X.
Langkah ini bukan kebetulan. Sejak April lalu, Bier sudah menyatakan bahwa X akan mengurangi visibilitas konten yang diunggah ulang (repost) dari platform lain. "Saya merekomendasikan merekam video orisinal dengan suara Anda sendiri. Kami ingin konten baru di aplikasi," tulis Bier dalam balasan ke salah satu pengguna.
Strategi ini juga didukung insentif finansial. Bulan lalu, X menyiapkan dana sebesar USD 1 juta (sekitar Rp 16,5 miliar) untuk pembayaran bagi para penyiar video langsung (live streamer). Sebelumnya, platform juga menambahkan fitur reaksi video.
Saat ini fitur video editor baru hanya tersedia untuk pengguna iOS. TechCrunch melaporkan bahwa X tengah membangun ulang aplikasi Android-nya, dan kemungkinan besar fitur serupa akan hadir di platform tersebut dalam waktu dekat.
Bagi pengguna X di Indonesia yang menggunakan iPhone, fitur ini bisa langsung dicoba dengan memperbarui aplikasi ke versi terbaru melalui App Store.
Kehadiran video editor bawaan ini memudahkan kreator yang ingin membuat konten orisinal tanpa harus bolak-balik ke aplikasi editing pihak ketiga. Fitur teks overlay multibahasa juga menjadi nilai tambah bagi kreator yang menyasar audiens global.
Di sisi lain, langkah X ini juga menguntungkan Grok, asisten AI milik platform tersebut. Grok dilatih menggunakan konten publik di X. Semakin banyak video orisinal yang diunggah, semakin kaya data yang bisa diproses oleh model AI tersebut.
Bagi pengguna awam yang baru mengenal istilah green screen atau overlay caption, kedua fitur ini pada dasarnya memungkinkan Anda membuat video dengan latar belakang yang bisa diganti-ganti dan menambahkan teks di atas video — mirip seperti yang sering terlihat di konten TikTok atau Instagram Reels.