Google Wallet dan Samsung Wallet Saling Melengkapi, Pengguna Galaxy Disarankan Pasang Keduanya

Penulis: Ujang Rahmat  •  Minggu, 21 Juni 2026 | 22:29:31 WIB
Samsung Wallet dan Google Wallet dapat digunakan bersamaan untuk kemudahan transaksi pengguna Galaxy.

Selama lebih dari satu dekade, Samsung Wallet—yang dulu dikenal sebagai Samsung Pay—telah menjadi andalan bagi pengguna setia Galaxy. Fitur seperti MST (Magnetic Secure Transmission) yang memungkinkan pembayaran di mesin EDC lama masih menjadi nilai jual utama. Namun, Google Wallet juga memiliki keunggulan yang tidak kalah penting, terutama dalam hal integrasi dengan ekosistem Google dan dukungan terhadap lebih banyak kartu serta layanan digital.

Dua Dompet Digital, Satu Ponsel: Bukan Pilihan Sulit

Keputusan untuk menggunakan kedua aplikasi sekaligus bukanlah langkah yang rumit. Pengguna Galaxy bisa mengatur Samsung Wallet sebagai opsi utama untuk pembayaran di toko fisik berkat dukungan MST yang lebih luas. Sementara itu, Google Wallet lebih unggul untuk pembayaran online, tiket transportasi, hingga menyimpan kartu anggota dan boarding pass.

Kedua aplikasi ini bisa diakses dengan cepat melalui pintasan yang berbeda. Samsung Wallet biasanya terintegrasi dengan tombol fisik atau gesekan dari layar kunci, sedangkan Google Wallet bisa diaktifkan melalui tombol daya atau notifikasi. Tidak ada konflik sistem yang berarti karena keduanya berjalan secara independen di Android.

Keunggulan yang Tidak Bisa Ditukar

Samsung Wallet memiliki kelebihan dalam hal kompatibilitas dengan terminal pembayaran lama di Indonesia, yang masih banyak menggunakan teknologi strip magnetik. Fitur MST membuat transaksi tetap lancar meski merchant belum mendukung NFC. Di sisi lain, Google Wallet menawarkan kemudahan integrasi dengan layanan Google seperti Google Maps, Google Pay, dan aplikasi pihak ketiga yang lebih banyak.

Bagi pengguna yang sering bepergian, Google Wallet juga mendukung penyimpanan tiket pesawat, kartu imigrasi, dan kunci kamar hotel dari berbagai mitra. Samsung Wallet, meski terus berkembang, masih tertinggal dalam hal jumlah mitra layanan non-pembayaran.

Tips Mengatur Prioritas Dompet Digital di Galaxy

Agar tidak bingung saat bertransaksi, pengguna bisa mengatur aplikasi default untuk pembayaran NFC di pengaturan sistem. Samsung Wallet bisa dijadikan pilihan utama untuk pembayaran tap-to-pay di toko, sementara Google Wallet digunakan untuk transaksi digital dan penyimpanan dokumen. Kedua aplikasi bisa tetap terinstal tanpa saling mengganggu.

Pengguna juga bisa memanfaatkan fitur Quick Access di Samsung Wallet untuk memanggil kartu favorit dengan cepat, dan menggunakan Google Wallet untuk menyimpan kartu kredit yang jarang dipakai namun tetap diperlukan secara online. Dengan cara ini, tidak ada fitur yang terbuang sia-sia.

Kombinasi kedua dompet digital ini menjadi solusi praktis di tengah ekosistem pembayaran Indonesia yang masih beragam. Dari gerai tradisional yang menggunakan mesin EDC lama hingga layanan digital modern, pengguna Galaxy tidak perlu lagi memilih satu platform. Cukup pasang keduanya, dan sesuaikan penggunaannya sesuai kebutuhan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: howtogeek.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top