LUWU TIMUR — Malam puncak perayaan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur berubah menjadi panggung raksasa yang menyatukan ribuan warga. Lapangan Pendidikan Malili, yang sejak sore sudah dipadati pengunjung, akhirnya bergemuruh saat Repvblik Band naik panggung.
Antusiasme warga tidak hanya datang dari dalam kota. Arus massa terus mengalir dari Kecamatan Malili, Wasuponda, hingga daerah tetangga, menciptakan pemandangan lautan manusia yang sulit terpisahkan dari gemerlap lampu panggung.
Penampilan energik para personel Repvblik langsung mengubah suasana meriah menjadi euforia besar. Teriakan ribuan penonton menggema begitu lagu pertama dimulai. Deretan tembang andalan seperti Sandiwara Cinta, Aku Tetap Cinta, dan Hanya Ingin Kau Tahu mengalun silih berganti.
Momen paling menggetarkan terjadi ketika seluruh area konser serempak menyanyikan lirik lagu-lagu tersebut. Cahaya lampu ponsel yang menyala di berbagai sudut lapangan menciptakan pemandangan spektakuler, seolah-olah bintang-bintang jatuh ke bumi Malili.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen itu melalui ponsel mereka. Penampilan Repvblik Band dinilai tak kalah meriah dengan konser Juan Reza yang digelar sebelumnya dalam rangkaian acara serupa.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir bersama Ketua TP PKK Lutim, dr. Ani Nurbani, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa malam hiburan rakyat ini bukan sekadar pertunjukan musik, melainkan simbol kebersamaan dan rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah yang memasuki usia ke-23 tahun.
“Insya Allah tahun depan kita akan mendatangkan artis-artis terbaik lagi untuk menghibur masyarakat Luwu Timur,” ujar Bupati Irwan di atas panggung, disambut tepuk tangan riuh dari ribuan penonton.
Orang nomor satu di Bumi Batara Guru itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan yang telah ditunjukkan selama rangkaian perayaan Hari Jadi berlangsung. Ia mengapresiasi warga yang tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama acara.
Konser yang berlangsung hingga larut malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan masyarakat yang hadir. Lapangan Pendidikan Malili, yang sehari-hari menjadi ruang publik warga, berubah menjadi saksi bisu malam penuh kenangan yang sulit dilupakan.
Penampilan Repvblik Band sukses membakar semangat ribuan warga Luwu Timur, menjadikan malam itu sebagai salah satu hiburan rakyat terbesar yang pernah digelar di daerah tersebut.