SULAWESI SELATAN — Mikhayla Shanum Caya tampil di nomor women's park Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, saat usianya baru 11 tahun. Atlet skateboard asal Papua Pegunungan itu menjadi wakil termuda Indonesia di pesta olahraga Asia tersebut.
Di nomor women's park, Mikhayla berkompetisi melawan skateboarder senior dari berbagai negara Asia. Usianya yang baru 11 tahun membuatnya menjadi atlet termuda yang dikirim Indonesia ke ajang tersebut.
Dari PON XXI 2024 hingga Panggung Asian Games
Perjalanan Mikhayla menuju Asian Games 2026 dibangun lewat proses panjang. Ia mulai mengenal skateboard sejak kecil, lalu mengasah kemampuan di berbagai turnamen nasional dan regional.
PON XXI 2024 menjadi salah satu titik awal perjalanannya. Setelah itu, Mikhayla tampil di SEA Games 2025 dan membawa nama Indonesia di level Asia Tenggara.
Pengalaman bertanding di tiga ajang berbeda dalam kurun dua tahun menunjukkan perkembangan pesat. Setiap kompetisi menjadi bekal teknis maupun mental sebelum ia menghadapi tekanan di Asian Games.
Belum Lolos Final, tapi Bekal Berharga untuk Masa Depan
Mikhayla belum berhasil melaju ke final nomor women's park di Asian Games 2026. Meski demikian, pengalaman berkompetisi melawan skateboarder dari berbagai negara Asia dinilai menjadi modal penting.
Dari ajang tersebut, ia bisa mengevaluasi diri dan mengukur jarak kemampuan dengan atlet-atlet senior. Bekal ini yang kemudian menjadi pijakan untuk mengejar target yang lebih besar di masa depan.
Bagi atlet seusia Mikhayla, tampil di Asian Games bukan sekadar soal hasil akhir. Proses adaptasi dengan atmosfer kompetisi level tinggi menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak didapat di latihan biasa.
Membagi Waktu antara Sekolah dan Latihan
Sebagai atlet yang masih duduk di bangku sekolah, Mikhayla menghadapi tantangan tersendiri. Ia harus mengatur waktu antara kegiatan belajar dan sesi latihan rutin.
Pembagian waktu ini menjadi salah satu hal yang dibahas dalam segmen Sunsetalk. Bagaimana atlet muda menyiasati jadwal padat tanpa mengorbankan pendidikan menjadi pertanyaan yang menarik untuk disimak.
Mikhayla juga berbagi cerita soal pengalaman menghadapi tekanan di arena sebesar Asian Games. Pengalaman itu menjadi gambaran bagaimana atlet belia Indonesia bersiap di panggung internasional.
Mimpi yang Masih Dikejar
Di balik penampilannya di Asian Games 2026, Mikhayla masih menyimpan target yang ingin diwujudkan di dunia skateboard. Cerita lengkap perjalanan dan perjuangannya bisa disimak dalam segmen Sunsetalk.