Pencarian

DLHK Sulsel Sebut Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Warga, Waspadai Daerah Belum Diguyur Hujan

Jumat, 09 Oktober 2026 • 09:58:31 WIB
DLHK Sulsel Sebut Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Warga, Waspadai Daerah Belum Diguyur Hujan
Kepala DLHK Sulsel Kasman menyampaikan penanganan karhutla membutuhkan sinergi semua pihak di Makassar, Kamis.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sulawesi Selatan menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya bergantung pada sinergi semua pihak dan edukasi menyeluruh ke masyarakat. Kepala DLHK Sulsel Kasman menyampaikan hal itu di Makassar, Kamis, seraya menekankan sejumlah daerah yang belum diguyur hujan tetap berstatus rawan terbakar. Tim gabungan Pemprov, TNI, dan Polri disebut telah menangani seluruh kejadian karhutla yang muncul sejauh ini.

MAKASSAR — Kepala DLHK Sulsel Kasman menyatakan pihaknya terus memperkuat edukasi ke warga di tengah kondisi El Nino dan kemarau panjang. Warga diajak membuka lahan tanpa cara membakar.

Menurut Kasman, karhutla di Sulsel dipicu beragam faktor, bukan hanya cuaca. "Kalau kita berbicara karhutla ini, selain mungkin pengaruh El Nino, kemarau panjang, tentu juga ada faktor-faktor lainnya. Bisa faktor alam bisa non-alam," katanya di Makassar.

Daerah Belum Diguyur Hujan Jadi Prioritas Pengawasan

Perhatian khusus diberikan ke wilayah yang belum turun hujan karena kondisi lahannya rentan terbakar. Sejumlah kawasan di Sulsel, termasuk Luwu Raya dan Toraja, sudah mendapat hujan sehingga risiko kebakaran diharapkan menurun.

Kasman memastikan seluruh kejadian karhutla yang ditangani tim gabungan di lapangan tertangani dengan baik. "Semua tertangani. Sementara itu, edukasi kepada masyarakat juga terus kami perkuat. Di tengah kondisi El Nino saat ini, kami mengajak warga untuk membuka lahan dengan cara-cara tanpa membakar," ujarnya.

Karakter Lahan Sulsel Berbeda dari Kalimantan

Karakteristik kebakaran hutan dan lahan di Sulsel berbeda dengan Kalimantan yang banyak terjadi pada lahan gambut. Perbedaan ini memengaruhi cara penanganan yang diterapkan petugas di lapangan.

Kendala utama yang dihadapi, kata Kasman, adalah akses menuju lokasi kebakaran. Titik api yang berada di kawasan pegunungan sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Petugas tetap melakukan penanganan dengan peralatan seperti jet shooter dan alat manual lainnya. Cara itu dipakai ketika kendaraan pemadam tidak bisa masuk ke lokasi.

Jaga Tutupan Lahan demi Hadapi Perubahan Iklim

DLHK Sulsel menekankan pentingnya menjaga tutupan lahan sebagai bagian dari upaya menghadapi dampak perubahan iklim. "Tutupan lahan yang masih baik perlu dipertahankan, sementara kawasan yang telah terdegradasi perlu dipulihkan," tambah Kasman.

Pemprov Sulsel bersama TNI dan Polri serta unsur terkait terus melakukan penanganan di sejumlah wilayah. Sinergi lintas instansi dan partisipasi warga dinilai jadi kunci menekan risiko kebakaran lahan ke depan.

Follow sulsel24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks