MAKASSAR — Plt Direktur Umum Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Taufiq Aris, menerima rombongan PT Eastern Pearl Flour Mills di ruang rapat direksi, Jalan Ratulangi. Pertemuan membahas tindak lanjut rencana pengembangan jaringan pipa untuk mendukung pasokan air perusahaan tepung terigu tersebut.
Rapat dihadiri Kepala Bagian Distribusi dan Kehilangan Air (DKA) serta Kepala Bagian Rentek dari sisi Perumda. Dari pihak perusahaan hadir General Manager Vera Jessica, HRDT Senior Manager Jossie Suryadinata, Maintenance & Utility Manager Andi Iswan Nurbaso, Plant Controller Budhi Samsul, dan Muh Satriawan selaku perwakilan perusahaan.
Pertemuan Lanjutan Setelah Peninjauan Pabrik Tiga Pekan Lalu
Pembahasan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya yang dilakukan sekitar tiga pekan lalu di lokasi pabrik. Pihak pabrik meminta penjelasan lebih rinci dari tim yang dibentuk Perumda untuk pemasangan jaringan.
"Dalam rangka kita mau membicarakan kelanjutan rapat kita di pabrik terigu sekitar tiga minggu lalu. Pihak dari pabrik juga ingin memperoleh penjelasan yang lebih detail dari tim yang kita bentuk untuk pemasangan jaringan," ujar Andi Taufiq.
Tim DKA Temukan Kebocoran dan Masalah Aliran di Jaringan Eksisting
Perumda Air Minum menugaskan tim teknis dari DKA dan Rentek untuk memeriksa langsung kondisi jaringan di lapangan. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kesiapan jaringan sekaligus memperoleh gambaran teknis yang lebih akurat.
Tim DKA menemukan sejumlah hal yang perlu penyesuaian. Salah satunya berkaitan dengan pengaturan aliran jaringan, serta kondisi kebocoran yang turut menjadi perhatian dalam pemeriksaan teknis.
Hasil pemeriksaan itu selanjutnya akan dikaji ulang oleh tim Rentek untuk memastikan kondisi teknis jaringan secara menyeluruh.
"Rentek juga nanti akan turun memastikan apakah memang analisis teman-teman DKA itu sesuai," jelas Andi Taufiq.
Perumda Tak Ingin Investor Rugi Akibat Jaringan Tidak Siap
Perumda Air Minum ingin memastikan rencana pengembangan jaringan dapat berjalan baik dan memberikan kepastian bagi pihak perusahaan. Andi Taufiq menegaskan pihaknya tidak ingin langkah investasi besar perusahaan itu berujung kerugian akibat jaringan yang belum siap.
"Kita tidak mau bapak investasi besar, kalau salah bapak rugi. Kami tidak mau seperti itu," katanya.
Perumda Air Minum juga terus membuka ruang koordinasi dengan PT Eastern Pearl Flour Mills. Tujuannya agar setiap tahapan yang berkaitan dengan rencana pengembangan jaringan dapat dikomunikasikan dengan baik.
Kesimpulan Teknis Ditunggu Pekan Ini, Izin Balai Jadi Tahap Berikutnya
Berdasarkan hasil pembahasan, Perumda Air Minum menargetkan kesimpulan teknis terkait rencana tersebut dapat disampaikan pada pekan ini. Kesimpulan itu nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Insya Allah minggu ini kami dari Perumda Air Minum akan menyampaikan kesimpulan apakah ini bisa kita jalankan segera atau masih kita carikan solusi lain. Mudah-mudahan ini bisa dijalankan segera," ungkap Andi Taufiq.
Apabila hasil kajian menyatakan rencana tersebut dapat dilanjutkan, tahapan berikutnya akan diarahkan pada proses administrasi dan perizinan kepada pihak terkait, termasuk Balai sesuai dengan kewenangan pada lokasi jaringan.
"Setelah ada balasan dari Balai, insya Allah kami langsung eksekusi," tegasnya.