SULAWESI SELATAN — Aditya Tri Syahria gagal meraih medali pada final nomor speed putra panjat tebing Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah dinyatakan false start di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Atlet Indonesia itu sebenarnya sudah menembus partai puncak dengan catatan waktu 4,786 detik di semifinal.
Aditya menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil menembus final nomor speed putra. Langkahnya di partai puncak terhenti bukan karena kecepatan lawan, melainkan karena kesalahan start yang membuatnya tidak bisa melanjutkan persaingan memperebutkan medali.
Waktu 4,786 Detik Bawa Aditya ke Final
Sebelum insiden false start, Aditya tampil meyakinkan di babak semifinal. Ia membukukan waktu 4,786 detik, catatan yang cukup untuk mengantarkannya ke partai puncak.
Penampilan itu menjadikannya tumpuan Indonesia di nomor speed putra, mengingat wakil lainnya sudah tersingkir lebih dulu.
Veddriq Leonardo Tersingkir di Semifinal
Harapan Indonesia sebenarnya sempat bertumpu pada dua atlet. Namun Veddriq Leonardo gagal melaju ke final setelah terhenti di babak semifinal dengan catatan waktu 4,95 detik.
Dengan tersingkirnya Veddriq dan false start yang dialami Aditya, Indonesia harus menerima kenyataan tanpa medali di nomor speed putra Asian Games 2026.
Medali Emas Jadi Milik Shouhong Chu
Medali emas nomor speed putra akhirnya diraih atlet China, Shouhong Chu. Sementara Aditya harus menelan pil pahit karena peluangnya pupus hanya karena kesalahan di detik-detik awal lomba.
Bagi cabang panjat tebing Indonesia, hasil di Nagoya ini menjadi catatan tersendiri. Dua nama terbaik yang dikirim ke nomor speed putra belum mampu membawa pulang medali, meski Aditya sempat menunjukkan performa kompetitif lewat waktu semifinalnya.