MAKASSAR — Kepala Bapenda Makassar Andi Asminullah memimpin rapat koordinasi yang mengevaluasi capaian realisasi fisik dan keuangan sekaligus membahas langkah mengejar target belanja sesuai jadwal yang ditetapkan. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kepala Badan, Senin (21/9/2026).
Realisasi fisik hingga 18 September 2026 tercatat 48,45 persen. Angka itu menjadi dasar percepatan belanja di seluruh bidang Bapenda.
Setiap Bidang Diminta Tidak Menunda Program
Asminullah meminta seluruh bidang mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan. Koordinasi antarbidang juga diminta diperkuat agar setiap pekerjaan berjalan sesuai timeline.
"Kita harus terus melakukan percepatan. Setiap bidang harus memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai timeline, termasuk mempercepat proses pertanggungjawaban dan melakukan rekonsiliasi keuangan secara berkala," ujar Asminullah, Selasa (22/9/2026).
Percepatan anggaran tidak boleh mengorbankan tertib administrasi. Setiap realisasi belanja harus tetap disertai pertanggungjawaban dan pengelolaan keuangan sesuai ketentuan.
"Tidak hanya mengejar realisasi, tetapi juga memastikan seluruh proses administrasi dan pertanggungjawaban berjalan tertib dan akuntabel," tegasnya.
Ruang Khusus Wartawan Disiapkan di Bapenda Makassar
Rapat juga membahas penataan pelayanan informasi bagi wartawan. Asminullah menginstruksikan penyediaan ruangan khusus bagi wartawan maupun tim media dari luar Bapenda yang membutuhkan informasi.
Ruangan tersebut disiapkan agar aktivitas peliputan dan komunikasi dengan media berlangsung lebih tertata. Tujuannya, agar tidak mengganggu pekerjaan pegawai.
"Kita ingin pelayanan informasi kepada teman-teman media tetap terbuka dan berjalan dengan baik, tetapi juga perlu ditata agar aktivitas pelayanan dan pekerjaan pegawai tetap berjalan optimal," jelasnya.
Evaluasi Berkala Jadi Bagian Pengawasan Internal
Rakor pejabat struktural menjadi bagian dari evaluasi berkala Bapenda Makassar. Forum ini dipakai memantau pelaksanaan program, mengejar target realisasi anggaran, sekaligus memastikan pengelolaan keuangan dan pelayanan informasi berjalan tertib serta akuntabel.