Pencarian

Kisah Sri Santi, Perempuan Asal Sulsel yang Sukses di Bali, Bikin Souvenir Baju Adat hingga Tembus Pasar Eropa dan Asia

Jumat, 05 Juni 2026 • 19:11:31 WIB
Kisah Sri Santi, Perempuan Asal Sulsel yang Sukses di Bali, Bikin Souvenir Baju Adat hingga Tembus Pasar Eropa dan Asia
Sri Santi, perempuan asal Sulsel, sukses menembus pasar souvenir baju adat internasional dari Bali.

MAKASSAR — Kisah sukses Sri Santi menjadi contoh nyata bagaimana produk kerajinan berbasis kearifan lokal mampu menembus pasar internasional. Perempuan asal Sulawesi Selatan yang merantau ke Bali ini memulai usaha souvenir baju adat dari skala rumahan, dan kini produknya telah diminati pembeli dari berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Belanda.

Dari Dapur Kecil ke Panggung Global

Sri Santi tidak memulai bisnisnya dengan modal besar. Ia merintis usaha dari dapur kecil di rumah kontrakannya di Bali, membuat souvenir baju adat khas Nusantara secara manual. Ketelitian dan konsistensi dalam menjaga kualitas menjadi kunci utama yang membuat produknya mulai dilirik oleh pembeli asing.

"Awalnya hanya iseng, bikin baju adat mini untuk oleh-oleh teman. Tapi ternyata banyak yang suka, lalu saya coba jual online," ujarnya. Dari situlah pesanan mulai berdatangan, tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Mengapa Produk Ini Laku di Pasar Global?

Permintaan terhadap souvenir baju adat buatan Sri Santi tidak lepas dari tren wisata budaya yang semakin populer. Banyak turis asing mencari cendera mata yang autentik dan memiliki nilai seni tinggi, bukan sekadar gantungan kunci atau magnet kulkas buatan pabrik. Baju adat mini buatannya dinilai memiliki detail yang rumit dan merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia secara utuh.

Selain itu, strategi pemasaran digital yang ia jalankan juga menjadi faktor penentu. Dengan memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial, jangkauan pasarnya meluas hingga ke benua Eropa dan Asia tanpa harus memiliki toko fisik di luar negeri.

Dampak bagi Ekonomi Kreatif Sulsel

Kesuksesan Sri Santi di Bali menjadi cermin bagi pelaku UMKM di Sulawesi Selatan. Ia membuktikan bahwa produk kerajinan daerah, jika dikelola dengan pendekatan bisnis modern, bisa bersaing di kancah global. Keberhasilannya juga membuka peluang bagi perajin di kampung halaman untuk bermitra dan memasok bahan baku.

Pemerintah daerah pun diharapkan bisa mencontoh model bisnis seperti ini untuk mengembangkan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih terintegrasi. Dukungan dalam hal pelatihan digital marketing dan akses permodalan menjadi krusial agar lebih banyak lagi pengusaha lokal yang mampu mengulang sukses serupa.

FAQ: Seputar Bisnis Souvenir Baju Adat

Apa yang membuat souvenir baju adat laris di pasar internasional?
Keunikan desain, detail kerajinan tangan, dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya menjadi daya tarik utama. Wisatawan asing cenderung mencari produk yang memiliki cerita dan tidak diproduksi massal.

Bagaimana cara memulai bisnis souvenir baju adat seperti Sri Santi?
Modal awal tidak harus besar. Mulailah dengan membuat produk dalam jumlah terbatas, pasarkan melalui media sosial dan marketplace, lalu jaga konsistensi kualitas. Memahami tren pasar dan kemasan yang menarik juga menjadi faktor penting.

Bagikan
Sumber: mediapatriot.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks