Pencarian

SPPG Unhas Jadi Laboratorium Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis, Dua Guru Besar Ungkap Potensi Besar

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:53:14 WIB
SPPG Unhas Jadi Laboratorium Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis, Dua Guru Besar Ungkap Potensi Besar
SPPG Unhas menjadi laboratorium nasional untuk pengembangan Program Makan Bergizi Gratis.

MAKASSAR — Unhas tidak hanya menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga mengembangkannya sebagai laboratorium gizi nasional. Dua Guru Besar Unhas memaparkan peran strategis Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam diskusi publik bertajuk "SPPG Unhas: Laboratorium MBG untuk Gizi Bangsa" di Makassar, Kamis.

Laboratorium Hidup untuk Riset Gizi

Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas, Prof Veny Hadju, menjelaskan bahwa SPPG Unhas menjadi wadah ideal bagi sivitas akademika untuk terlibat langsung. "SPPG yang di Unhas ini jadi laboratorium yang bagus buat saya, dosen, peneliti, maupun mahasiswa. Kita libatkan semua," ujarnya.

Prof Veny yang merupakan pakar gizi ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah masuk dalam tim Unhas yang membawahi divisi food and beverage di PT Hadin Metavisi Akademika, entitas bisnis kampus. Divisi ini selama ini sudah mensuplai makanan ringan dan siang di Rumah Sakit Unhas. "Kebetulan, saya bidangnya gizi dan waktu di Amerika melihat langsung program woman in child nutrition, bagaimana pemberian makanan anak sekolah di sana," tuturnya.

Ekosistem Terpadu dari Peternakan hingga Distribusi

Tidak hanya soal menu, Unhas membangun ekosistem MBG dari hulu ke hilir. Dekan Fakultas Peternakan yang juga anggota tim SPPG, Prof Syahdar Baba, menuturkan bahwa pihaknya merancang kebutuhan telur dan daging berkualitas tinggi. "Kami akhirnya mendesain itu sejak dari peternakan. Ada intervensi terkait pakannya berkualitas, istilahnya food suplemen diberikan, sehingga kualitas telur dan daging yang dihasilkan jauh lebih baik," paparnya.

Bahkan, Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa meminta setiap fakultas menyiapkan konsep inovasi sesuai bidangnya. Fakultas Teknik, misalnya, diminta mendesain mobil pengantaran yang lebih efisien ke sekolah-sekolah dan wadah makanan (ompreng) yang tidak impor. "Ini merupakan kontribusi kami pada ekosistem MBG," tambah Prof Syahdar.

Edukasi Gizi Seimbang sebagai Pendamping SPPG

Program MBG di Unhas tidak berhenti pada penyediaan makanan. Prof Veny menegaskan bahwa edukasi gizi seimbang menjadi pendamping SPPG. "Program ini telah dibuat untuk pengabdian masyarakat dengan menyentuh mitra dan sekolah. Edukasi gizi seimbang menjadi pendamping SPPG serta terus melakukan evaluasi demi mendapatkan formula gizi yang tepat sasaran dan berkualitas," katanya.

Dapur SPPG Unhas yang baru berjalan dua bulan ini terus mendesain produk makanan yang dapat diadaptasikan untuk memproduksi gizi bagi masyarakat luas. Unhas dinilai memiliki literatur dan studi-studi gizi yang diakui dunia internasional, menjadikannya tempat yang tepat untuk menjadi laboratorium pemenuhan gizi pada program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks