MAKASSAR — Enam legislator PKS yang duduk di DPRD Kota Makassar mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sulawesi Selatan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (3/6/2026) hingga Jumat (5/6/2026), di Hotel Four Points Makassar.
Bekal Ilmu Kedewanan untuk Hadapi Dinamika Regulasi
Ketua DPD PKS Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso, menyebut kegiatan ini punya peran penting dalam meningkatkan kapasitas anggota legislatif. Ia menekankan perkembangan regulasi dan kebijakan baru menuntut anggota dewan untuk terus memperbarui pengetahuan.
“Kegiatan ini mempunyai dampak yang kita harapkan nantinya berupa ilmu-ilmu tentang kedewanan yang bisa menguatkan para anggota dewan yang hadir di tempat ini,” ujarnya kepada wartawan.
Sinergi dengan Pemkot Jadi Target Utama
Andi Hadi menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas ini bukan sekadar formalitas. Tujuan akhirnya adalah memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Makassar dalam menyusun kebijakan daerah.
“Kita ingin anggota-anggota DPRD Sulawesi Selatan ini, khususnya di DPRD Makassar, mendapatkan ilmu terbaru tentang bagaimana posisi kami di DPRD sehingga bisa nantinya bersinergi dengan pemerintah kota Makassar,” katanya.
Integritas dan Moralitas Jadi Fondasi
Selain aspek teknis, bimtek ini juga menyoroti pentingnya etika dan batasan kewenangan anggota dewan. Andi Hadi menegaskan bahwa pemahaman soal integritas menjadi pondasi utama dalam menjalankan tugas pengawasan dan legislasi.
“Baik itu integritas secara moralitas maupun nantinya punya wawasan keilmuan sebagai anggota legislatif,” pungkasnya.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Andi Hadi bersama lima anggota DPRD Makassar lainnya dari Fraksi PKS. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama bimtek bisa bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Makassar.