MAKASSAR — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Andi Winarno Eka Putra menerima langsung trofi tersebut, mewakili Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Penyerahan dilakukan Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono di Studio 1 Kompas TV.
Anugerah Cita Negeri 2026 menyasar pemerintah daerah dengan capaian pembangunan paling menonjol. Penilaian mencakup pertumbuhan ekonomi, penurunan prevalensi stunting, dan pengurangan angka kemiskinan.
Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian Sulawesi Selatan pada triwulan II 2026 tumbuh 5,59 persen secara tahunan. Angka itu lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional 5,29 persen pada periode yang sama.
Kinerja tersebut ditopang sejumlah sektor unggulan, antara lain pertanian, perdagangan, konstruksi, dan industri pengolahan. Empat sektor itu menjadi penyumbang utama struktur ekonomi daerah.
Pada Maret 2026, penduduk miskin Sulawesi Selatan tercatat 669,63 ribu orang atau 7,24 persen dari total penduduk. Jumlah itu berkurang 15,51 ribu orang dibandingkan posisi September 2025.
Penurunan angka kemiskinan berjalan seiring perluasan layanan kesehatan dan percepatan penanganan stunting di kabupaten/kota. Pemprov menempatkan dua isu itu sebagai prioritas pembangunan manusia.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima pemerintah provinsi. Menurutnya, anugerah itu menjadi apresiasi atas upaya memperluas pemerataan layanan kesehatan, mempercepat penanganan stunting, serta membangun fasilitas kesehatan bagi masyarakat.
"Alhamdulillah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih Penghargaan Anugerah Cita Negeri 2026 dari Kompas TV dalam kategori Cita Daerah Sejahtera dan Sehat," ungkap Andi Sudirman.
Ia menyebut capaian tersebut sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan dan mewujudkan masyarakat Sulawesi Selatan yang lebih sehat dan sejahtera. Gubernur juga menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh warga Sulawesi Selatan.
"Insya Allah, capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan mewujudkan masyarakat Sulawesi Selatan yang lebih sehat dan sejahtera. Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Selatan," tutupnya.
Pemprov Sulawesi Selatan belum merinci program lanjutan setelah penghargaan ini. Fokus berikutnya tetap pada pemerataan fasilitas kesehatan dan penanganan stunting di daerah dengan angka kemiskinan tertinggi.