SULAWESI SELATAN — Andy Davidson, kreator Worms, secara resmi meluncurkan Worms: The Director's Cut 1.5 sebagai expansion pack gratis untuk gim strategi lawas tersebut. Rilis ini bertepatan dengan perayaan tiga dekade perjalanan franchise yang masih eksis hingga sekarang, dan dapat diunduh tanpa biaya oleh siapa pun yang memiliki file gim aslinya.
Expansion ini bukan sekadar tambahan kosmetik. Davidson bekerja sama dengan sejumlah kreator fan dan menyertakan level spesial bertema Llamasoft sebagai penghormatan untuk Jeff Minter, developer indie legendaris yang dikenal lewat gim-gim bergaya psychedelic. Total ada lebih dari 40 level kustom baru, 50 sample pack suara untuk worm-mu, serta tipe tim dan terrain anyar yang siap dieksplorasi.
Bagi penggemar setia yang tumbuh dengan Amiga, Director's Cut selalu dianggap sebagai versi terbaik dari Worms. Davidson sendiri mengaku versi inilah yang paling ia banggakan, karena menurutnya gameplay dan humor di gim ini benar-benar "klik" pada masa itu. Expansion 1.5 ini adalah kesempatan untuk merasakan paket lengkap dari apa yang bisa dilakukan gim tersebut.
"Expansion pack ini adalah kesempatan bagi orang-orang untuk menikmati paket lengkap dari DC, dengan semua yang bisa dilakukannya. Daripada menutup bab, saya berharap ini memberi gim ini kehidupan baru," ujar Davidson dalam wawancara dengan Daryl Baxter, dikutip dari laporan terbaru.
Mengerjakan ulang gim berusia tiga dekade bukan perkara mudah. Davidson mengaku proses pengembangan expansion ini jauh lebih sulit dari perkiraannya. "Kembali ke kode asli ternyata jauh lebih sulit dari yang saya bayangkan. Ada banyak hal yang tidak saya ingat setelah tiga dekade, dan saat menelusuri kode saya bertanya-tanya bagaimana saya bisa mengerjakannya dulu," ungkapnya.
Meski begitu, kerja keras tersebut membuahkan hasil yang bisa dinikmati hari ini. Davidson juga tengah mengerjakan situs khusus yang memungkinkan pemain berbagi level kustom buatan mereka. Hal ini membuka peluang bagi komunitas untuk memperpanjang umur gim secara kolektif, mirip seperti ekosistem modding di gim PC modern.
Kabar baiknya, kamu tidak perlu membeli hardware Amiga bekas untuk memainkan expansion ini. Davidson mengonfirmasi bahwa Director's Cut 1.5 kompatibel dengan emulator, jadi pemain yang sudah familiar dengan WinUAE atau emulator Amiga lainnya bisa langsung mencobanya. Sayangnya, Director's Cut memang tidak pernah dirilis untuk platform modern, sehingga emulator tetap menjadi pintu masuk utama.
Rilis ini juga menjadi pengingat bahwa warisan Worms masih hidup di tengah derasnya rilis gim modern seperti Worms Across Worlds yang eksklusif di Apple Arcade pada 2025. Namun bagi para puritan, Director's Cut 1.5 adalah bentuk penghormatan tertinggi untuk akar seri ini yang lahir dari kreativitas era Amiga.
Bagi pemain Indonesia yang ingin bernostalgia atau sekadar penasaran dengan sejarah Worms, unduhan gratis ini layak dicoba. Gim ini menawarkan pengalaman strategi artileri berbasis giliran yang tak lekang waktu, dengan tambahan konten segar yang membuatnya relevan kembali di 2026.