BPKH dan Bank Muamalat Perkuat Sinergi Layanan Haji Digital, Targetkan Ekosistem Keuangan Syariah Makin Terintegrasi di Makassar

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 23:25:31 WIB
BPKH dan Bank Muamalat memaparkan peta jalan sinergi layanan haji digital dalam Synergy Roadshow 2026 di Makassar, Jumat (7/8/2026).

MAKASSAR — Kolaborasi antara Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk memasuki babak penguatan yang lebih konkret. Kedua lembaga sepakat untuk menggarap sejumlah program strategis yang menyasar kemudahan layanan bagi calon jemaah haji, mulai dari integrasi aplikasi hingga optimalisasi sistem pembayaran digital.

Dalam kegiatan Synergy Roadshow 2026 yang digelar di Hotel Rinra Makassar, Jumat (7/8/2026), jajaran pimpinan BPKH dan Direksi Bank Muamalat memaparkan peta jalan kolaborasi yang tidak hanya berhenti pada hubungan korporasi. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, menyebut kemitraan ini dirancang untuk memberikan dampak nyata pada kualitas layanan.

“Sinergi antara BPKH dan Bank Muamalat bertujuan menghadirkan layanan haji yang lebih mudah, cepat, efisien, dan berkualitas. Kami ingin kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi jemaah sekaligus memperkuat bisnis Bank Muamalat sebagai bagian dari ekosistem keuangan syariah,” ujar Harry dalam keterangannya, Jumat.

Integrasi Aplikasi dan Perluasan Akuisisi Jemaah

Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah integrasi layanan melalui BPKH Apps. Melalui platform tersebut, calon jemaah dapat melakukan pembukaan rekening setoran awal hingga rekening pelunasan haji secara lebih praktis.

Selain itu, kedua institusi juga menyiapkan strategi peningkatan akuisisi calon jemaah baru. Program cross selling dan pengelolaan likuiditas dana haji turut menjadi agenda yang dibahas, termasuk pengembangan sistem pembayaran digital dengan menghubungkan payment gateway milik Bank Muamalat.

Bank Muamalat Siap Garap Peluang Ekosistem Haji dan Umrah

Direktur Utama Bank Muamalat, Imam Teguh Saptono, menilai ekosistem haji dan umrah memiliki efek pengganda yang besar terhadap sektor ekonomi lainnya. Menurutnya, momen Synergy Roadshow ini menjadi ajang untuk menyelaraskan langkah seluruh insan bank dengan visi BPKH.

“Ekosistem haji dan umrah memiliki multiplier effect yang besar terhadap berbagai sektor ekonomi. Karena itu, melalui sinergi ini kami ingin menghadirkan layanan, produk, dan nilai tambah yang semakin baik bagi masyarakat,” kata Imam.

Untuk merealisasikan target tersebut, Bank Muamalat mengandalkan aplikasi Muamalat DIN. Berbagai inovasi layanan haji telah disematkan di dalamnya, seperti fitur Bank Haji, kemudahan pendaftaran dan pelunasan, serta pemanfaatan Kartu Haji Indonesia.

Edukasi dan Layanan Kustodian Jadi Prioritas

Sinergi ini tidak hanya berhenti pada aspek teknologi. BPKH dan Bank Muamalat juga berkomitmen untuk meningkatkan edukasi publik mengenai tata cara layanan haji, sekaligus menyempurnakan proses pelayanan yang ada.

Penguatan layanan kustodian juga menjadi perhatian serius kedua belah pihak. Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan dana haji berjalan aman dan akuntabel, seiring dengan upaya menghadirkan inovasi yang memudahkan akses calon jemaah.

Melalui kolaborasi ini, BPKH dan Bank Muamalat berharap dapat menghadirkan pengalaman layanan haji yang semakin mudah, aman, dan terintegrasi. Di sisi lain, kolaborasi ini juga diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi syariah nasional melalui pengembangan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: sulselsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top