Dzikir Pagi dan Petang Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Penulis: Indra Firmansyah  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:30:31 WIB

Dzikir pagi dan petang merupakan rangkaian bacaan yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk diamalkan setiap hari, sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keberkahan dari Allah SWT sepanjang waktu.

Amalan ini dipercaya dapat memberikan ketenangan hati, menjaga diri dari gangguan makhluk halus, serta menjadi benteng spiritual bagi seorang Muslim dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Artikel ini akan membahas beberapa bacaan dzikir pagi dan petang yang populer diamalkan, lengkap dengan arti dan keutamaannya bagi kehidupan spiritual seorang Muslim.

Kapan Waktu Dzikir Pagi dan Petang

Dzikir pagi dianjurkan dibaca setelah salat Subuh hingga waktu terbit matahari, sementara dzikir petang dianjurkan dibaca setelah salat Ashar hingga waktu terbenamnya matahari.

Kedua waktu ini dipilih karena dianggap sebagai waktu yang penuh keberkahan, sekaligus menjadi peralihan antara siang dan malam yang membutuhkan perlindungan ekstra dari Allah SWT.

Meski dianjurkan pada waktu tertentu, dzikir ini tetap dapat dibaca kapan saja apabila terlewat pada waktu utamanya, karena yang terpenting adalah konsistensi dalam mengamalkannya.

Bacaan Ayat Kursi sebagai Dzikir Utama

Salah satu bacaan yang paling dianjurkan dalam dzikir pagi dan petang adalah Ayat Kursi, yaitu ayat ke-255 dari surat Al-Baqarah yang berisi tentang keagungan dan kekuasaan Allah SWT.

Rasulullah SAW menganjurkan membaca ayat ini setiap pagi dan petang karena keutamaannya yang besar dalam memberikan perlindungan dari gangguan setan dan berbagai keburukan.

Membaca Ayat Kursi secara rutin dipercaya dapat mendatangkan ketenangan hati serta menjadi salah satu bentuk dzikir yang paling dicintai Allah SWT karena kandungan maknanya yang agung.

Bacaan Tiga Qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas)

Selain Ayat Kursi, dianjurkan pula membaca tiga surat pendek yang dikenal dengan sebutan tiga qul, yaitu surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas, masing-masing sebanyak tiga kali.

Ketiga surat ini dipercaya memiliki keutamaan khusus dalam memberikan perlindungan dari berbagai gangguan, baik yang berasal dari manusia, jin, maupun sihir dan pandangan mata jahat.

Rasulullah SAW sendiri rutin mengamalkan bacaan ini setiap pagi dan petang sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menjaga diri dari berbagai keburukan yang mungkin datang.

Bacaan Dzikir Lain yang Dianjurkan

Selain Ayat Kursi dan tiga qul, terdapat pula bacaan seperti Sayyidul Istighfar (Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta...) yang menjadi doa permohonan ampun paling utama.

Bacaan tasbih, tahmid, dan takbir (Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar) masing-masing sebanyak 33 kali juga dianjurkan sebagai bagian dari rangkaian dzikir pagi dan petang.

Kalimat Laa ilaha illallahu wahdahu la syarika lah turut dianjurkan dibaca sebagai bentuk pengesaan Allah SWT sekaligus permohonan keselamatan dari berbagai bencana dan musibah.

Keutamaan Mengamalkan Dzikir Pagi dan Petang

Mengamalkan dzikir ini secara konsisten dipercaya dapat memberikan ketenangan hati, menjauhkan diri dari rasa cemas berlebihan, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Dzikir pagi dan petang juga menjadi bentuk perlindungan spiritual dari berbagai gangguan, baik yang bersifat fisik maupun gaib, sehingga seorang Muslim dapat menjalani aktivitas dengan lebih tenang.

Kebiasaan berdzikir ini turut membantu menjaga kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT, mengingat dzikir merupakan salah satu bentuk komunikasi spiritual yang dapat dilakukan kapan saja.

Tips Konsisten Mengamalkan Dzikir Harian

Menyediakan waktu khusus setelah salat Subuh dan Ashar dapat membantu membiasakan diri mengamalkan dzikir ini secara rutin tanpa terlewat karena kesibukan aktivitas lainnya.

Menggunakan aplikasi pengingat dzikir atau menempelkan catatan bacaan di tempat yang mudah terlihat juga dapat membantu, terutama bagi yang belum hafal seluruh bacaannya.

Mengamalkan dzikir ini bersama keluarga di rumah juga dapat menjadi cara efektif untuk saling mengingatkan sekaligus menumbuhkan kebiasaan spiritual yang baik dalam keluarga.

FAQ Seputar Dzikir Pagi dan Petang

  • Kapan waktu terbaik membaca dzikir pagi? Setelah salat Subuh hingga waktu terbit matahari.
  • Kapan waktu terbaik membaca dzikir petang? Setelah salat Ashar hingga waktu terbenamnya matahari.
  • Apa bacaan utama dalam dzikir pagi dan petang? Ayat Kursi dan tiga qul (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas).
  • Berapa kali tasbih, tahmid, dan takbir dibaca? Masing-masing dianjurkan dibaca sebanyak 33 kali.
  • Apa keutamaan mengamalkan dzikir ini secara rutin? Memberikan ketenangan hati dan perlindungan spiritual sepanjang hari.

Membiasakan diri mengamalkan dzikir pagi dan petang menjadi bentuk ikhtiar spiritual yang dapat mendatangkan ketenangan hati serta perlindungan Allah SWT dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Reporter: Indra Firmansyah
Back to top