SULAWESI SELATAN — Prediksi ini bukan sekadar opini. Opta, perusahaan analisis data olahraga terkemuka, menjalankan 25.000 simulasi untuk sampai pada kesimpulan tersebut. Dari ribuan skenario yang dihitung, Spanyol keluar sebagai juara dalam 59,6 persen skenario, meninggalkan Argentina sebagai runner-up.
Pertandingan final nanti diprediksi mempertemukan dua gaya bermain kontras. Spanyol datang dengan pertahanan terbaik turnamen, hanya kebobolan satu gol sepanjang Piala Dunia 2026. Argentina, sebaliknya, memiliki lini serang paling eksplosif di kompetisi ini.
Catatan impresif lainnya: Spanyol belum terkalahkan dalam 37 pertandingan internasional. Rata-rata penguasaan bola mereka mencapai 64 persen per laga. Sebelumnya, pasukan La Furia Roja juga sukses menjuarai Euro 2024 dan melaju ke final Liga Negara-Negara UEFA.
Jika pertandingan berakhir dalam waktu normal 90 menit, Spanyol memiliki peluang menang 45,1 persen. Argentina hanya 29,4 persen. Ada kemungkinan 25,4 persen laga berlanjut ke babak tambahan atau adu penalti.
Dalam 45 persen skenario simulasi, Spanyol menang dalam 90 menit. Sebanyak 29 persen simulasi berakhir imbang dan berpotensi memicu perpanjangan waktu. Argentina hanya memenangkan 26 persen simulasi dalam waktu normal.
Argentina datang ke final sebagai juara bertahan Piala Dunia 2022. Namun, superkomputer Opta hanya memberi mereka probabilitas 40,54 persen untuk mempertahankan gelar. Angka ini jauh di bawah Spanyol yang mencapai 59,46 persen.
Performa Spanyol sepanjang turnamen memang nyaris sempurna. Tim asuhan pelatih Spanyol tampil rapi, disiplin, dan dominan. Mereka juga menjadi juara grup kualifikasi Piala Dunia tanpa sekalipun menelan kekalahan.