SULAWESI SELATAN — Kemenangan Ogura di Sirkuit Assen mengubah peta persaingan gelar juara dunia. Jorge Martin yang finis ketiga sukses mengkudeta Marco Bezzecchi dari puncak klasemen sementara.
Ogura memulai aksinya dari posisi start kedua. Ia membiarkan Raul Fernandez memimpin di awal balapan, lalu menekan Jorge Martin yang terus membayangi dari belakang.
Memasuki empat lap terakhir, Ogura tancap gas. Ia melewati Martin di tikungan 5, lalu menyusul Fernandez di tikungan 11. Dua overtake bersih itu cukup untuk membawanya ke garis finis sebagai yang terdepan.
Hasil ini membuat Jorge Martin mengoleksi 175 poin, unggul 7 angka dari Marco Bezzecchi yang hanya finis kelima. Ogura sendiri naik ke peringkat ketiga dengan 158 poin.
“Saya tahu Martin akan agresif. Tapi saya punya ritme lebih baik di sektor akhir. Itu kuncinya,” ujar Ogura usai balapan.
Raul Fernandez memimpin hampir separuh balapan. Namun ban belakangnya mulai kehilangan grip di lap 20. Ia tak mampu menahan laju Ogura dan Martin yang lebih hemat ban.
“Kami kehilangan traksi di tikungan cepat. Sayang sekali karena kami punya kecepatan untuk menang,” kata Fernandez yang finis kedua dengan selisih 0,347 detik.
Perebutan gelar juara dunia semakin ketat. Hanya 23 poin memisahkan Martin di puncak dengan Enea Bastianini di posisi kelima. Dengan 12 seri tersisa, persaingan masih terbuka lebar.
Seri selanjutnya akan berlangsung di Sachsenring, Jerman, pada 5 Juli mendatang. Sirkuit pendek dan banyak tikungan kiri itu bisa menjadi ajang balas dendam bagi Bezzecchi yang kehilangan puncak klasemen.