KPK Lelang Moge Ducati dan Mobil Mewah Milik Eks Wamenaker Noel, Ini Daftarnya

Penulis: Ramli Siregar  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48:01 WIB
KPK melelang motor Ducati dan mobil mewah milik eks Wamenaker Noel sebagai tindak lanjut putusan pengadilan.

SULAWESI SELATAN — Lelang ini merupakan tindak lanjut dari putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Barang-barang mewah yang disita dari Noel dan pihak terkait lainnya kini akan dikembalikan ke kas negara melalui mekanisme lelang publik.

Moge Ducati dan Deretan Mobil Mewah yang Dilego

Dari dokumen pengumuman lelang yang dirilis KPK, terdapat beberapa unit kendaraan roda dua dan empat yang menjadi primadona. Satu unit motor gede (moge) Ducati Scrambler terpantau masuk dalam daftar aset yang akan dijual.

Selain moge asal Italia tersebut, KPK juga akan melelang sejumlah mobil mewah. Beberapa di antaranya adalah Toyota Alphard, Land Rover, hingga merek Eropa lainnya yang disita dalam proses penyidikan kasus suap dan gratifikasi di lingkungan Kemnaker.

Prosedur Lelang: Siapa Saja Bisa Ikut?

KPK membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk mengikuti lelang ini. Peserta diwajibkan mendaftar melalui portal lelang resmi milik KPK atau kantor lelang yang ditunjuk.

Setiap peserta harus menyetorkan uang jaminan lelang (bid bond) sebesar persentase tertentu dari harga limit barang. Angka pasti harga limit masing-masing unit belum diumumkan secara detail, namun biasanya ditetapkan oleh tim penilai dari KPK dan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Jadwal dan Lokasi Peninjauan Barang

KPK menjadwalkan masa peninjauan barang (viewing) bagi calon peserta lelang. Barang rampasan akan dipamerkan di gudang penyimpanan barang bukti KPK di kawasan Jakarta Timur pada pekan depan.

Proses lelang sendiri rencananya digelar secara online melalui platform lelang.go.id. Hal ini mempermudah peserta dari berbagai daerah untuk ikut serta tanpa harus hadir langsung di lokasi.

Uang Hasil Lelang untuk Negara

Seluruh hasil penjualan barang rampasan ini akan langsung disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara bukan pajak (PNBP). KPK memastikan proses transparan dan akuntabel dengan pengawasan dari internal maupun eksternal.

Kasus yang menjerat Noel ini merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di lingkungan Kemnaker. Selain kendaraan mewah, penyitaan juga mencakup uang tunai dan aset properti yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top