MAKASSAR — PT Vale Indonesia Tbk memulai program pelatihan vokasi dan sertifikasi operator alat berat yang melibatkan 35 peserta dari empat wilayah pemberdayaan Blok Sorowako, Rabu (24/6). Keempat kecamatan tersebut meliputi Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan program ini bukan sekadar pelatihan teknis. Menurutnya, pendekatan berbasis kompetensi yang diterapkan juga menekankan pemahaman soal keselamatan kerja sesuai standar industri.
"Kami percaya bahwa peningkatan kompetensi masyarakat lokal merupakan investasi jangka panjang yang memberikan manfaat bagi individu, komunitas, maupun daerah," kata Yusri dalam pernyataan resminya.
Ia menambahkan bahwa melalui pelatihan dan sertifikasi ini, perusahaan ingin memperkuat kapasitas tenaga kerja lokal agar lebih siap dan mudah terserap di dunia kerja. "Ini juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan masyarakat di area pemberdayaan," ujarnya.
Pelatihan tahap awal berlangsung di sebuah hotel di Sorowako. Setelah itu, peserta akan menjalani proses belajar mengajar secara intensif selama satu bulan penuh di Palopo Skill Centre.
Fokus utama pelatihan adalah penguasaan keterampilan pengoperasian dua jenis alat berat: Excavator dan Dump Truck. Materi mencakup teknik operasional dasar hingga prosedur keselamatan kerja di lapangan.
Setelah dinyatakan kompeten, para peserta akan mengikuti proses sertifikasi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini menjadi pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki dan diakui secara nasional.
Salah seorang peserta pelatihan bidang excavator asal Wasuponda, Nur Fadilah, mengaku tertarik mengikuti program tersebut. Ia melihat pentingnya memiliki kompetensi tambahan di luar bidang akademik yang telah ditempuh.
"Saya tertarik mengikuti pelatihan operator alat berat karena dapat memperluas peluang kerja. Apalagi sebagai putri daerah dari Luwu Timur yang merupakan kawasan pertambangan," ujarnya.
Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat ini menjadi bagian dari kontribusi PT Vale melalui program pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Inisiatif ini juga sejalan dengan nilai perusahaan terkait tanggung jawab dalam penciptaan iklim industri dengan investasi pada pengembangan masyarakat lokal. Selain itu, program ini merupakan bagian dari upaya keberlanjutan untuk mendorong kemandirian masyarakat yang adaptif dalam menjawab tantangan dunia industri dengan skill siap pakai.
Dengan kolaborasi antara perusahaan, lembaga pelatihan, dan masyarakat, keberadaan pemuda lokal diharapkan dapat berkontribusi strategis dalam pembangunan dan dunia industri di Luwu Timur. Dampaknya juga diharapkan turut mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah tersebut dan Sulawesi Selatan secara umum.