Ketum PPP Mardiono Hadiri Pelantikan DPW Sulsel di Makassar, 30 Persen Pengurus Baru dan Libatkan Gen Z

Penulis: Pandu Wibisono  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 07:31:01 WIB
Ketua Umum PPP Mardiono hadir dalam pelantikan DPW PPP Sulsel di Makassar.

MAKASSAR — Ketua DPW PPP Sulsel Ilham Ari Fauzi Amir Uskara memastikan seluruh persiapan pelantikan telah rampung. Selain Ketua Umum, panitia juga mengundang Gubernur Sulsel, Wali Kota Makassar, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala daerah yang diusung partai pada Pilkada lalu.

"Insyaallah, Pak Ketua Umum hadir pada saat pelantikan nanti. Selain itu, kami sudah mengundang Gubernur, Wali Kota, beserta Forkopimda, sudah kita sebar undangannya," ujar Ari usai rapat pemantapan di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Makassar, Selasa.

Kepala Daerah yang Diundang dan Target Regenerasi

Sejumlah kepala daerah yang diundang antara lain Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Bupati Sinjai Ratnawati Arif. Panitia juga mengundang Bupati Bone berdasarkan usulan pengurus DPC setempat. Ari menekankan bahwa pelantikan ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus perkenalan wajah baru di tubuh partai.

Dari total pengurus yang akan dilantik, sekitar 30 persen di antaranya merupakan wajah baru. Enam Dewan Pimpinan Cabang (DPC) bahkan akan dipimpin oleh tokoh bergelar doktor. "Saya berharap kepengurusan di tingkat DPC semakin banyak melibatkan generasi Z dan milenial sebagai bagian dari upaya regenerasi partai," ucapnya.

Konsep Pelantikan: Padukan Teknologi dan Sinematografi

Uniknya, pelantikan kali ini tidak sekadar seremoni formal. Ari menjelaskan, panitia menyiapkan konsep yang memadukan teknologi dan pertunjukan visual untuk menarik partisipasi anak muda. "Nanti ada konsep yang melibatkan generasi Z, termasuk sinematografi dan pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam rangkaian acara," katanya.

Selain pelantikan pengurus DPW, agenda tersebut juga akan diisi penyerahan surat keputusan kepengurusan kepada pengurus DPC di sejumlah daerah. Proses pembentukan kepengurusan di Kabupaten Maros, Tana Toraja, dan Toraja Utara masih berjalan. Khusus Maros, sebagian pengurus lama kembali dilibatkan untuk memperkuat struktur organisasi.

Gugatan ke Sekjen DPP Tak Pengaruhi Konsolidasi di Sulsel

Dinamika politik pasca-Pemilu 2024 disebut memengaruhi semangat sebagian kader, terutama di daerah yang tidak memperoleh kursi legislatif. Namun, Ari menegaskan bahwa gugatan yang diajukan sejumlah kader PPP—termasuk Ketua DPC PPP Bone Khairul Arman dan Sekretaris DPC PPP Bone Rangga Risaswar terhadap Sekjen DPP PPP Taj Yasin dan Waketum PPP Agus Suparmanto di PN Jakarta Pusat—tidak berdampak pada konsolidasi partai di Sulawesi Selatan.

"Di Sulsel, konsolidasi partai tetap berjalan dengan baik. Kami berpedoman pada kepengurusan yang telah mendapatkan pengesahan dari pemerintah," kata Ari. Menurut dia, gugatan tersebut merupakan sikap pribadi kader dan tidak mewakili DPW maupun seluruh DPC PPP di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, kepengurusan di Tana Toraja dan Toraja Utara sebelumnya masih dipimpin pelaksana tugas. Dalam pelantikan mendatang, masing-masing DPC akan diperkuat sekitar 35 pengurus.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top