Dewalt, Bosch, Makita Bersaing di Puncak Gergaji Mitre — Ini Peringkat Lengkapnya dari yang Terburuk hingga Terbaik

Penulis: Ramli Siregar  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00:01 WIB
Dewalt menduduki posisi teratas sebagai merek gergaji mitre terbaik dalam pemeringkatan global.

Pemeringkatan ini menyisir hampir semua merek gergaji mitre yang beredar di pasar global, dari kelas entry-level hingga prosumer. Tidak ada satu pun pabrikan yang luput dari evaluasi ketat — termasuk yang biasa ditemukan di toko perkakas Tanah Air seperti Makita, Bosch, dan Ryobi.

Dewalt Puncaki Klasemen, Bosch dan Makita Berebut Posisi

Di posisi teratas, Dewalt dinobatkan sebagai merek gergaji mitre terbaik. Model unggulannya, seperti seri DWS780 dan DWS779, dipuji karena akurasi potongan yang konsisten, sistem penguncian miring yang presisi, dan daya tahan motor yang mampu bekerja non-stop di proyek besar.

Bosch dan Makita mengikuti di posisi kedua dan ketiga. Bosch unggul berkat fitur axial-glide pada seri GCM12SD yang memungkinkan gerakan lurus tanpa perlu ruang belakang luas — keunggulan krusial untuk bengkel kecil. Makita, dengan seri LS1019L, dianggap sebagai kuda kerja andal dengan sistem debu yang paling efektif di kelasnya.

Merek Populer yang Justru Jeblok: Skil, Ryobi, dan Kobalt

Di dasar klasemen, Skil menempati posisi paling bawah. Gergaji mitre merek ini dinilai memiliki masalah konsistensi sudut dan getaran berlebih saat memotong material keras. Ryobi dan Kobalt juga tidak lebih baik — keduanya dianggap cocok hanya untuk proyek ringan dan tidak direkomendasikan untuk penggunaan harian yang intensif.

Menariknya, merek seperti Hitachi (kini Metabo HPT) justru berada di posisi menengah. Meski dianggap memiliki inovasi pada sistem compound sliding yang ringkas, kualitas material dan akurasi jangka panjangnya masih kalah dari tiga besar.

Apa Artinya bagi Perajin Kayu Indonesia?

Bagi pasar lokal, pemeringkatan ini relevan karena sebagian besar merek yang disebut sudah memiliki distributor resmi di Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Dewalt dan Makita, misalnya, mudah ditemukan di toko perkakas besar seperti Mitra10 atau Depo Bangunan. Harga gergaji mitre Dewalt seri DWS780 dibanderol sekitar Rp 8-10 juta, sementara Makita LS1019L berada di kisaran Rp 6-8 juta.

Namun, bukan berarti merek di posisi bawah tidak layak dipertimbangkan. Ryobi, misalnya, tetap menjadi pilihan populer untuk pengguna rumahan di Indonesia karena harganya yang jauh lebih terjangkau — sekitar Rp 2-3 juta — meski harus siap dengan kompromi akurasi dan umur pakai.

Kriteria Penilaian: Bukan Sekadar Harga

Pemeringkatan ini didasarkan pada beberapa parameter utama: akurasi potongan, kemudahan penyesuaian sudut, sistem penangkap debu, kekuatan motor, dan daya tahan komponen dalam pemakaian jangka panjang. Faktor harga memang masuk, tapi bukan penentu utama. Sebuah gergaji mitre murah yang cepat kehilangan presisi justru dianggap lebih mahal dalam jangka panjang karena biaya penggantian dan waktu kerja yang terbuang.

Bagi perajin kayu Indonesia yang sedang mempertimbangkan upgrade alat, klasemen ini bisa menjadi peta awal. Tapi keputusan akhir tetap bergantung pada jenis proyek: potongan besar-besaran untuk kusen pintu lebih cocok dengan Dewalt, sementara detail furnitur kecil mungkin cukup dijawab oleh Makita atau Bosch.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: slashgear.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top