MAKASSAR — Pemerintah Kabupaten Barru memastikan diri siap mengawal dan menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung di Sulawesi Selatan. Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang yang hadir mewakili Bupati Andi Ina Kartika Sari menekankan pentingnya partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat dalam pendataan nanti.
Abustan menyebut hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, data yang akurat dan mutlak diperlukan untuk perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi program pemerintah.
"Sensus Ekonomi 2026 ini sangat strategis. Hasilnya akan menjadi potret riil kondisi ekonomi daerah yang bisa kita gunakan untuk perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi program. Pemkab Barru siap mendukung, mengawal, dan menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026," ujar Abustan dalam keterangannya, Rabu.
Pemkab Barru akan memastikan seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar, dapat terdata dengan baik. Abustan menekankan pentingnya peran pemerintah kecamatan hingga desa dalam mengawal proses pendataan di lapangan.
Ia pun mengajak masyarakat dan pelaku usaha di Barru untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang benar kepada petugas sensus. "Pelaksanaan sensus ekonomi akan dimulai pada tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026. Kerja sama kita semua dibutuhkan agar hasil sensus ini benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi Barru yang sesungguhnya," tambahnya.
Acara pencanangan tersebut turut dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaeman, Kepala BPS RI Dr. Ir. Amalia Adininggar Widyasanti, serta Kepala BPS Sulsel Aryanto. Gubernur Andi Sudirman mengapresiasi BPS RI yang memilih Sulawesi Selatan sebagai provinsi pertama dalam pelaksanaan pencanangan Sensus Ekonomi 2026.
"Apresiasi yang setinggi-tingginya kami ucapkan kepada BPS RI karena telah memilih Provinsi Sulsel sebagai provinsi yang pertama melaksanakan pencanangan Sensus Ekonomi 2026. Melalui sensus ekonomi ini, secara tidak langsung juga telah mengurangi angka pengangguran karena akan menyerap tenaga kerja sebanyak 251.000 petugas sensus di seluruh Indonesia," ujar Andi Sudirman.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Tingkat Provinsi Sulsel ditandai dengan pemasangan atribut petugas sensus oleh Gubernur Sulsel bersama Kepala BPS RI dan Kepala BPS Sulsel. Selanjutnya, tahapan sosialisasi dan persiapan pendataan akan dilakukan secara serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.