Gubernur Sulsel Andi Sudirman Hadiri Sannipata Waisak 2026, Apresiasi Peran Umat Buddha dalam Pembangunan Daerah

Penulis: Pandu Wibisono  •  Senin, 01 Juni 2026 | 14:38:16 WIB
Gubernur Sulsel Andi Sudirman menghadiri perayaan Sannipata Waisak 2026 di Makassar.

MAKASSARGubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri perayaan Sannipata Waisak 2026 yang berlangsung di Makassar, Jumat malam. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) atas kontribusinya dalam pembangunan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi peran serta Permabudhi yang selama ini turut serta dalam pembangunan daerah, baik di bidang sosial, keagamaan, maupun kemanusiaan,” kata Andi Sudirman dalam kesempatan tersebut.

Mengapa Gubernur Sulsel Hadir Langsung ke Perayaan Waisak?

Kehadiran langsung Gubernur Andi Sudirman di tengah perayaan Waisak bukan sekadar seremoni. Ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah provinsi mengakui keragaman sebagai modal sosial dalam pembangunan.

Di tengah isu intoleransi yang masih menghantui beberapa daerah di Indonesia, langkah gubernur untuk duduk bersama komunitas agama minoritas dinilai penting. Apalagi Sulawesi Selatan dikenal sebagai provinsi dengan tingkat heterogenitas tinggi, baik dari sisi etnis maupun agama.

Kontribusi Permabudhi yang Diakui Pemerintah

Permabudhi selama ini aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan di Sulsel. Mulai dari bantuan bencana alam, kegiatan bakti sosial, hingga dialog lintas iman yang memperkuat kerukunan.

Gubernur menegaskan bahwa peran organisasi keagamaan seperti Permabudhi tidak bisa dipandang sebelah mata. “Mereka menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Apa Dampaknya bagi Umat Buddha di Sulsel?

Apresiasi dari kepala daerah ini diharapkan memberikan efek positif bagi kehidupan beragama di Sulsel. Umat Buddha yang jumlahnya minoritas di provinsi ini merasa diakui keberadaannya dan termotivasi untuk terus berkontribusi.

Perayaan Sannipata Waisak 2026 sendiri berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ribuan umat Buddha dari berbagai kabupaten/kota di Sulsel. Selain prosesi keagamaan, acara juga diisi dengan kegiatan sosial dan pentas seni budaya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah provinsi, Permabudhi optimistis dapat terus menjalankan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas. “Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan semakin erat ke depannya,” tutup perwakilan Permabudhi Sulsel.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: inilah.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top