MAKASSAR — Target 142 unit rumah itu dikejar sejalan dengan visi Program 3 Juta Rumah yang digulirkan pemerintah pusat. Jumlah kebutuhan rumah baru dan layak di Sulawesi Selatan masih tinggi, mencakup warga yang belum memiliki rumah maupun yang tinggal di hunian tak layak.
Pemprov Sulsel menegaskan pembangunan tidak akan membebani rakyat. Seluruh pembiayaan bersumber dari APBD.
Kesenjangan hunian layak di Sulawesi Selatan masih lebar. Sebagian warga belum punya rumah sendiri, sebagian lain tinggal di bangunan yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan keselamatan.
Kondisi itu yang mendorong Pemprov Sulsel mempercepat pengadaan rumah baru sekaligus perbaikan hunian yang sudah ada. Program menyasar warga yang benar-benar membutuhkan, bukan sekadar mengejar angka pembangunan.
Pembangunan dijalankan bertahap. Tahap awal mencakup 40 unit rumah yang pengerjaannya melibatkan jajaran Kodam XIV/Hasanuddin.
Keterlibatan satuan militer itu untuk mendukung percepatan pelaksanaan di lapangan. Setelah tahap pertama rampung, pembangunan berlanjut ke unit-unit berikutnya hingga total 142 unit terpenuhi.
Program tidak berhenti pada pembangunan fisik dinding dan atap. Aspek sanitasi, ventilasi, dan keamanan bangunan menjadi perhatian agar hunian benar-benar nyaman dihuni.
Pendekatan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat dalam jangka panjang. Rumah yang aman dan sehat dianggap kunci memutus persoalan hunian kumuh.
Pemerintah daerah di Sulawesi Selatan menjalankan langkah serupa. Makassar, Soppeng, dan Parepare tercatat mendata serta memperbaiki rumah-rumah tak layak di wilayah masing-masing.
Sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota ini memperluas jangkauan perbaikan hunian. Pendataan di tingkat daerah memastikan penerima manfaat tepat sasaran.
Atas kinerjanya dalam pengentasan rumah kumuh, Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I dalam Implementasi Program 3 Juta Rumah. Penghargaan diberikan pada acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi yang digelar detikcom bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Makassar.
Trofi dan dana bantuan untuk bedah rumah 300 unit diserahkan Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sonny Harry Budiutomo Harmadi kepada Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Ajang tersebut memberi penghargaan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik di sejumlah bidang. Selain implementasi Program 3 Juta Rumah, penilaian mencakup pengelolaan sampah dan lingkungan asri, peningkatan akses serta kualitas layanan kesehatan, dan perluasan akses pendidikan.
Bagi warga Sulawesi Selatan yang masuk daftar penerima, tahap awal 40 unit menjadi penanda dimulainya rangkaian pembangunan menuju 142 unit pada 2026.