9 Fakta Bumi yang Jarang Diketahui, dari Berang-berang hingga Suhu Inti

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 11 September 2026 | 17:06:31 WIB
Bendungan berang-berang di lahan basah Swiss membantu menyimpan karbon di sedimen.

SULAWESI SELATAN — Banyak hal tentang planet ini yang luput dari perhatian sehari-hari. Data NASA dan sejumlah penelitian mengungkap detail menarik soal Bumi, mulai dari komposisi udara sampai aktivitas vulkanik yang tak terlihat.

1. Berang-berang Membantu Menyimpan Karbon

Penelitian di lahan basah Swiss yang dilansir Communications Earth & Environment menunjukkan bendungan berang-berang mengubah aliran air dan menciptakan lingkungan ideal untuk penyimpanan karbon di sedimen. Kawasan itu diperkirakan menyerap sekitar 98,3 ton karbon per tahun. Potensi penyimpanan jangka panjangnya mencapai 1.194 ton pada sedimen dan kayu mati.

2. Hampir Seluruh Permukaan Bumi Tertutup Air

Sekitar 71 persen permukaan Bumi tertutup air. Sebagian besar berada di lautan, sementara air tawar hanya mencakup sebagian kecil dari total volume air di planet ini.

3. Planet Terbesar di Kelompoknya

Bumi adalah planet terbesar di antara kelompok planet kebumian (terestrial). Dalam skala seluruh Tata Surya, Bumi berada di urutan kelima berdasarkan ukuran.

4. Satu Tahun Bukan Tepat 365 Hari

Satu tahun di Bumi sebenarnya berlangsung sekitar 365,25 hari. Tambahan seperempat hari inilah yang membuat sistem kalender membutuhkan tahun kabisat setiap empat tahun sekali.

5. Cahaya Matahari Butuh Waktu untuk Sampai

Jarak rata-rata Bumi dan Matahari sekitar 150 juta kilometer. Dengan jarak itu, cahaya Matahari membutuhkan waktu sekitar delapan menit untuk sampai ke permukaan Bumi.

6. Bulan Menjaga Kemiringan Sumbu Bumi

Bumi hanya memiliki satu satelit alami, yaitu Bulan. Selain memengaruhi pasang surut air laut, Bulan berperan penting dalam menjaga kestabilan kemiringan sumbu Bumi.

7. Bumi Tidak Punya Cincin

Berbeda dengan planet gas raksasa seperti Saturnus yang memiliki sistem cincin megah, Bumi merupakan planet yang tidak memiliki cincin sama sekali.

8. Aktivitas Vulkanik Terbanyak di Bawah Laut

Sebagian besar aktivitas vulkanik di Bumi justru terjadi di bawah permukaan laut. Gunung berapi bawah laut menjadi bagian krusial dari dinamika geologi planet ini.

9. Atmosfer Didominasi Nitrogen, Inti Bumi Sangat Panas

Data NASA menunjukkan atmosfer Bumi tidak didominasi oksigen, melainkan nitrogen yang mencakup sekitar 78 persen. Oksigen hanya menyumbang sekitar 21 persen dari komposisi udara. Bagian inti dalam Bumi pun sangat panas, dengan suhu di pusat planet diperkirakan mencapai sekitar 5.400 derajat Celsius, hampir setara suhu permukaan Matahari.

Fakta-fakta ini menunjukkan Bumi bekerja sebagai sistem yang saling terhubung. Meski temuan soal berang-berang memberi harapan dalam siklus karbon, peneliti menekankan dampaknya terhadap pemanasan global tetap bergantung pada kondisi ekosistem dan musim secara keseluruhan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: mediaindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top