MAKASSAR — Kebutuhan akomodasi di Makassar sangat beragam, mengingat kota ini berfungsi sebagai pusat perdagangan, pendidikan, pemerintahan, kuliner, serta pintu masuk menuju berbagai destinasi di Sulawesi Selatan. Sebagian wisatawan memerlukan hotel dekat pusat kota, sebagian lain ingin berada di kawasan Panakkukang, ada keluarga yang mencari kamar nyaman, dan tak sedikit pekerja yang butuh penginapan praktis untuk perjalanan bisnis. Dalam situasi tersebut, konsep hotel syariah menjadi salah satu pertimbangan yang menarik bagi mereka yang menginginkan suasana menginap lebih tertib, tenang, dan selaras dengan kebutuhan perjalanan muslim.
Namun, penamaan "syariah" pada sebuah hotel tidak bisa langsung dijadikan patokan utama. Regulasi nasional yang dulu secara khusus mengatur pedoman penyelenggaraan usaha hotel syariah, yakni Permenpar No. 2 Tahun 2014, telah dicabut melalui Permenpar No. 11 Tahun 2016. Konsekuensinya, tidak ada satu standar regulasi hotel syariah yang sama untuk seluruh properti, sehingga istilah tersebut dalam praktiknya lebih merujuk pada kebijakan internal akomodasi yang menekankan lingkungan menginap sesuai prinsip tertentu.
Memahami konsep hotel syariah secara mendalam akan membantu proses seleksi agar tidak hanya bergantung pada label pemasaran. Alih-alih terpaku pada kata "syariah" di judul properti, wisatawan sebaiknya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah aspek operasional hotel. Beberapa hal krusial yang perlu dicek meliputi kebijakan check-in untuk pasangan atau tamu yang menginap bersama, ketentuan identitas yang harus diperlihatkan, serta aturan mengenai tamu tambahan.
Selain itu, periksalah ketersediaan fasilitas ibadah, kebijakan makanan dan minuman, kebersihan kamar serta area publik, jam layanan resepsionis, dan aturan pembatalan beserta pembayaran. Pemeriksaan detail seperti ini jauh lebih berguna dibandingkan sekadar melihat label syariah pada nama hotel, karena memastikan pengalaman menginap benar-benar sesuai dengan harapan dan prinsip yang dicari.
Di Makassar, terdapat beberapa properti yang secara eksplisit menggunakan istilah syariah pada namanya. Properti-properti ini tersebar di kawasan strategis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan wisata maupun perjalanan bisnis. Berikut adalah empat opsi yang bisa dibandingkan.
Al-Badar Hotel Syariah Makassar merupakan salah satu nama yang cukup lama dikenal dalam kategori ini. Terletak di Jalan Pengayoman No. 11, kawasan Panakkukang, hotel ini tercatat dalam sumber akademik dari UIN Alauddin Makassar sebagai hotel syariah yang muncul sejak 2012 dan disebut sebagai hotel bintang dua dengan 27 kamar pada periode penelitian tersebut. Informasi akomodasi terkini mencantumkan fasilitas seperti kamar ber-AC, kamar mandi pribadi, meja kerja, televisi, Wi-Fi, restoran, layanan kamar, resepsionis, serta parkir pribadi, menjadikannya pilihan menarik untuk agenda di Panakkukang dan sekitarnya.
Alternatif lain adalah Urbanview Hotel Wollangi Syariah Panakkukang Makassar yang berlokasi di PTS Blok II No. 2, Bua Kana, kawasan Rappocini/Pettarani. Data pemesanan yang tersedia mencatat fasilitas dasar berupa AC dan Wi-Fi, dan salah satu platform menampilkan skor 8,6 dari 10 berdasarkan 44 ulasan pada saat data diakses. Properti ini sangat cocok bagi wisatawan yang menjadikan kawasan Pettarani dan Panakkukang sebagai pusat aktivitas.
Untuk kebutuhan yang lebih sederhana, Hotel O Nur Homestay Syariah di Jalan Keindahan 2 AA No. 81, Tamalanrea, dapat masuk daftar perbandingan. Informasi akomodasi mencantumkan resepsionis 24 jam, parkir, dan Wi-Fi. Karakter homestay membuatnya lebih pas untuk perjalanan yang menempatkan penginapan sebagai tempat beristirahat setelah aktivitas seharian, bukan sebagai pusat kegiatan selama liburan.
Pilihan keempat adalah Hotel O Homestay Amanda Syariah di kawasan Manggala, tepatnya Puri Taman Sari, Jalan Toddopuli 10 Blok K5 No. 24. Data akomodasi mencantumkan AC dan Wi-Fi serta menyebut properti tersebut sebelumnya menggunakan nama OYO 3401 Homestay Amanda Syariah. Karena nama dan pengelola akomodasi dapat berubah sewaktu-waktu, pengecekan ulang pada platform pemesanan sebelum reservasi menjadi langkah yang sangat penting.
Setelah mengantongi daftar kandidat, langkah berikutnya adalah memastikan lokasi hotel efisien dengan agenda perjalanan. Makassar adalah kota yang cukup luas, sehingga penginapan murah namun jauh dari seluruh agenda justru bisa menjadi kurang ekonomis. Untuk aktivitas di Panakkukang yang berkaitan dengan pusat perbelanjaan, kuliner, perkantoran, atau pertemuan di bagian timur-tengah kota, Al-Badar Hotel Syariah di Jalan Pengayoman dekat kawasan Pasar Segar adalah pilihan tepat. Sementara itu, untuk kegiatan di koridor Pettarani, Urbanview Hotel Wollangi Syariah Panakkukang dapat menjadi alternatif perbandingan, dan Hotel O Nur Homestay Syariah dipertimbangkan ketika agenda berada di bagian Tamalanrea untuk mengurangi perjalanan bolak-balik dari pusat kota.
Pemeriksaan fasilitas menjadi tahap krusial setelah lokasi sesuai. Wisatawan solo sebaiknya memastikan ketersediaan Wi-Fi stabil, kamar mandi pribadi, AC, resepsionis dengan jam layanan sesuai jadwal, serta lokasi yang mudah memperoleh makanan. Untuk pasangan atau keluarga, fokuskan pemeriksaan pada kebijakan check-in, kapasitas tempat tidur, kamar mandi, kebijakan anak, parkir, keamanan, dan pilihan kamar yang tersedia. Adapun untuk perjalanan bisnis, prioritasnya adalah meja kerja, Wi-Fi, lokasi dekat tempat pertemuan, kemudahan check-in dan check-out, serta restoran atau pilihan sarapan—fasilitas yang semuanya dicantumkan Al-Badar dalam informasi propertinya.
Terakhir, bandingkan harga secara cerdas dengan memperhatikan tiga komponen: harga kamar, pajak dan biaya layanan, serta fasilitas yang sudah termasuk. Kamar dengan harga lebih rendah tetapi tanpa sarapan atau parkir gratis belum tentu paling hemat, dan untuk perjalanan dengan jadwal belum pasti, tarif sedikit lebih tinggi namun fleksibel dapat mengurangi risiko kehilangan uang. Hindari terpaku pada harga termurah karena kualitas tidur, keamanan, kebersihan, dan lokasi memiliki nilai ekonomi sendiri—hotel yang menghemat 15 menit perjalanan setiap pagi bisa memberi keuntungan besar jika agenda berlangsung beberapa hari. Waktu pemesanan juga perlu disesuaikan: pesan lebih awal untuk perjalanan bisnis saat ada konferensi atau kegiatan besar, dan periksa harga beberapa hari atau minggu sebelumnya untuk wisata akhir pekan, dengan tetap memperhatikan ketersediaan kamar di periode ramai.
Nama "syariah" pada hotel tidak otomatis menjadi bukti bahwa seluruh aspek usaha telah memperoleh sertifikasi tertentu. Untuk produk yang telah memiliki sertifikat halal, verifikasi dapat dilakukan melalui basis data resmi BPJPH. Sementara itu, sertifikasi CHSE Kementerian Pariwisata berkaitan dengan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan, dengan direktori usaha tersertifikasi yang tersedia di portal resmi CHSE. Beberapa hal yang sebaiknya dibedakan meliputi label atau konsep syariah, sertifikasi halal untuk produk relevan, sertifikasi usaha pariwisata, sertifikasi CHSE, dan kebijakan internal hotel—pembedaan ini membuat proses pemilihan penginapan lebih objektif.
Menyoal pertanyaan umum, hotel dengan label syariah tidak otomatis memiliki sertifikat halal karena keduanya merupakan hal berbeda. Beberapa properti yang bisa dipertimbangkan di Makassar antara lain Al-Badar Hotel Syariah, Urbanview Hotel Wollangi Syariah Panakkukang, Hotel O Nur Homestay Syariah, dan Hotel O Homestay Amanda Syariah, dengan catatan status, nama, tarif, serta ketersediaannya perlu diperiksa kembali sebelum pemesanan. Poin terpenting sebelum check-in adalah kebijakan tamu, identitas yang diperlukan, fasilitas kamar, lokasi, harga akhir, serta aturan pembatalan, dan perlu diingat bahwa sertifikasi CHSE tidak sama dengan konsep syariah karena fokusnya pada kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.
Memilih hotel di Makassar pada akhirnya bukan sekadar menemukan kamar untuk bermalam, melainkan mencari ruang untuk menenangkan tubuh setelah hiruk-pikuk kota, tempat beristirahat dengan aturan yang jelas, serta lokasi yang membuat perjalanan terasa lebih ringan. Dengan memeriksa lokasi, kebijakan, fasilitas, dan status akomodasi secara teliti, hotel syariah di Makassar dapat menjadi bagian kecil yang membuat perjalanan terasa lebih tertata.