5 Sesi Pemadaman Bergilir Masih Sasar Takalar Hari Ini, PLN Kebut Pemulihan Sistem Sulbagsel

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 06 September 2026 | 12:52:01 WIB

SULSEL24.COM — Pemadaman listrik bergilir berlangsung dalam lima sesi di wilayah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan pada Minggu, 6 September 2026. Aliran daya dipadamkan bertahap mulai sore hingga tengah malam di tengah janji rampungnya perbaikan dua gardu utama penopang sistem Sulbagsel. Kebijakan ini menyasar sejumlah kecamatan selagi proses penstabilan pasokan listrik terus berjalan.

Langkah pemadaman bergilir diambil untuk menjaga keseimbangan beban pada sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) yang masih dalam tahap pemulihan. Manajemen PLN meminta warga Takalar mencermati jadwal masing-masing wilayah lantaran pemadaman tidak diterapkan secara serentak di seluruh kabupaten.

Jadwal dan Sebaran Wilayah Pemadaman Sesi Pertama

Pada sesi pembuka, pemadaman berlangsung pukul 15.30 sampai 19.30 WITA melalui pasokan Penyulang P. Galesong. Pemadaman empat jam ini menyasar puluhan desa yang tersebar di empat kecamatan pesisir dan dataran rendah.

Kecamatan yang terdampak pada sesi sore ini mencakup:

  • Kecamatan Galesong: Desa Cambagaya
  • Kecamatan Galesong Selatan: Desa Barangmamase, Bentang, Bontokassi, Bontomarannu, Kadatong, Kalukubodo, Mangindara, Sawakong, dan Tarowang
  • Kecamatan Mappakasunggu: Desa Pa'batangan, Patani, Soreang, serta Kelurahan Takalar
  • Kecamatan Sanrobone: Desa Banyuanyara, Lagaruda, Paddinging, Sanrobone, Tonasa, dan Ujung Baji

Penyulang Pallekko hingga Lengkese Padam Sampai Tengah Malam

Rangkaian pemadaman bergilir di Takalar ditutup pada sesi terakhir yang dijadwalkan bergulir mulai pukul 20.30 hingga 24.00 WITA. Jalur transmisi yang terdampak pada sesi penutup ini meliputi tiga jalur penyulang sekaligus, yakni Penyulang P. Pallekko, P. Malewang, dan P. Lengkese.

Penyaluran daya diatur bergantian guna menghindari pemadaman total pada sistem interkoneksi regional. Warga yang berada di kawasan penyulang tersebut diimbau mempersiapkan kebutuhan cadangan daya selama tiga setengah jam masa pemadaman malam.

Komitmen Penghentian Pemadaman dan Perbaikan Dua Gardu

Kendala listrik di wilayah Sulawesi Selatan sebelumnya dipicu oleh penurunan debit air pembangkit akibat kemarau panjang El Nino. Masalah tersebut kemudian diperparah oleh gangguan teknis yang merusak dua gardu listrik di wilayah Jeneponto dan Palu.

Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PKS, Ismail Bahtiar, mengungkapkan adanya komitmen dari pihak PLN untuk menyudahi pemadaman bergilir di Sulawesi Selatan mulai Minggu, 6 September 2026. Target penghentian tersebut didasarkan pada progres perbaikan infrastruktur yang rampung sehari sebelumnya.

"Dua gardu yang sebelumnya mengalami kerusakan, satu di Palu dan satu di Jeneponto, hari ini 5 September 2026 ditargetkan tuntas perbaikannya," kata Ismail Bahtiar.

Dengan selesainya penanganan dua gardu utama tersebut pada 5 September 2026, pasokan ke sistem Sulbagsel diharapkan kembali normal secepatnya. Ismail menyampaikan apresiasi atas upaya teknisi di lapangan dan meminta warga segera melapor ke saluran resmi PLN jika pemadaman listrik masih terus berulang melampaui tanggal jaminan tersebut.

Reporter: Redaksi
Back to top