MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, mengawali kunjungannya di wilayah kepulauan dengan merasakan langsung kondisi yang dihadapi masyarakat setempat. Appi menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata untuk menghadirkan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga di semua pulau.
“Kami hadir bukan hanya membawa cerita, tapi ada program, ada fasilitas dan ada visi pembangunan dan pemerataan pembangunan yang kami akan hadirkan di semua pulau di wilayah Kecamatan Sangkarrang,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (5/9/2026).
Perhatian serius diberikan Appi pada sektor pendidikan. Ia menyebut sejumlah sekolah di wilayah kepulauan yang sebelumnya telah disurvei kini mulai memasuki tahap pembangunan. Sebagian di antaranya bahkan telah selesai dibangun, sementara beberapa lainnya masih dalam proses administrasi untuk memperoleh dukungan pembangunan.
“Mulai tahun 2027 saya sudah menyampaikan kepada Pak Sekda untuk memastikan pemberian beasiswa kepada anak-anak pulau yang akan menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi,” kata Appi.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kepulauan adalah kunci agar kehidupan warga pulai bisa setara dengan warga di daratan. “Ini penting sekali untuk memastikan supaya kehidupan dan pendidikan saudara-saudara kita yang ada di pulau ini bisa juga ikut naik sama dengan saudara-saudara kita yang ada di daratan,” tegasnya.
Dari sisi fasilitas pemerintahan, Pemkot Makassar berencana membangun kantor Lurah Barrang Lompo yang lebih representatif. Saat ini, pelayanan administrasi di kelurahan tersebut masih menggunakan rumah dinas sebagai tempat pelayanan publik.
“Tahun depan (2027) sudah masuk dalam penganggaran kita untuk memastikan Kantor Lurah Barrang Lompo ini akan dibangun sesuai dengan peruntukannya,” ungkap Appi.
Pembangunan kantor lurah tersebut akan diupayakan berjalan bersamaan dengan pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang. Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih optimal dan profesional.
Pemkot Makassar juga akan melakukan pembenahan sejumlah ruas jalan di pulau-pulau serta penambahan lampu jalan. Appi telah meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk turun langsung melakukan survei terhadap ruas jalan yang membutuhkan perbaikan.
“Perbaikan jalan ini dengan Dinas PU akan turun mensurvei di beberapa ruas jalan yang ada di pulau,” terangnya.
Selain jalan, penyediaan dermaga untuk kapal sandar menjadi kebutuhan mendesak yang diperjuangkan. Appi mengakui pembangunan dermaga tidak sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah kota sehingga diperlukan koordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat maupun provinsi.
“Yang paling penting yang kami usahakan sekarang ini penyediaan beberapa dermaga untuk kapal sandar di beberapa pulau yang ada di Kecamatan Sangkarrang. Walaupun ini tidak mudah karena kebijakannya tidak ada di pemerintah kota, tapi kami akan mencoba mengakses ke instansi terkait,” jelasnya.
Untuk memudahkan mobilitas warga antar pulau, Pemkot Makassar tengah menyiapkan skema transportasi laut yang lebih baik. Appi mengatakan pemerintah akan meningkatkan layanan transportasi laut yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.
“Insyaallah penambahan Pete-pete laut dan jam berputar kapal laut akan kita tingkatkan untuk memastikan sarana transportasi antar pulau ini bisa jalan dengan gratis,” ungkapnya.
Pemerintah masih mengkaji bentuk terbaik terkait rute dan pola operasional transportasi laut tersebut. Langkah ini diambil agar akses ekonomi dan sosial masyarakat kepulauan tidak lagi terhambat oleh biaya transportasi yang tinggi.