MAKASSAR — Di sela semarak perayaan kemerdekaan, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyelipkan pesan penting soal kesiapsiagaan menghadapi kemarau. Ia meminta warga tidak lengah terhadap dua ancaman utama: kebakaran yang mudah menjalar dan terganggunya pasokan air bersih.
Pesan itu disampaikan saat Appi, sapaan akrabnya, menghadiri kegiatan warga RW 001 Kelurahan Kassi-Kassi, Rappocini, Selasa malam. Ia mengapresiasi semangat kebersamaan warga, tetapi mengingatkan agar euforia tidak membuat lingkungan terabaikan.
Menurut Appi, musim kemarau membuat material mudah kering dan api cepat merambat. Ia meminta warga memastikan kompor, puntung rokok, hingga instalasi listrik di rumah masing-masing tidak menjadi pemicu kebakaran.
"Lebih baik kita mencegah daripada mengobati. Di musim kemarau seperti sekarang, api bisa dengan cepat menjalar. Karena itu mari kita sama-sama menjaga rumah dan lingkungan kita," tuturnya di hadapan warga.
Selain imbauan ke warga, Appi memberi instruksi konkret ke jajaran pemerintah tingkat kecamatan dan kelurahan. Mereka diminta aktif memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mendorong pelaksanaan pemeriksaan kesehatan bagi warga.
Yang tak kalah penting, camat dan lurah diminta merespons cepat laporan soal wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih. "Pak Camat dan Pak Lurah harus terus menerima dan merespons laporan masyarakat. Pemerintah Kota Makassar melalui seluruh perangkat terkait, baik PDAM, Dinas PU maupun BPBD, terus berupaya memberikan pelayanan semaksimal mungkin kepada masyarakat," pungkasnya.
Pemkot Makassar memastikan seluruh sumber daya yang dimiliki dikerahkan untuk memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi selama musim kemarau. Respons cepat dari tingkat RT/RW hingga dinas terkait menjadi kunci penanganan di lapangan.