MAKASSAR — AKPI Wilayah Indonesia Bagian Timur kini memiliki pusat kegiatan baru di Ruko Pettarani Center Blok B Nomor 28, Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar. Peresmian kantor berlantai dua ini dilakukan oleh Sekretaris Jenderal AKPI Pusat, Dr. Resha Agriansyah, dengan didampingi Ketua AKPI Wilayah Indonesia Timur, Sulaiman Syamsuddin, dan Sekretaris Audy Rahmat.
Peresmian sekretariat ini menjadi penanda awal dari program strategis pengurus pusat yang berencana menghadirkan kantor wilayah di lima titik di Indonesia. Makassar dipilih sebagai lokasi pertama yang diresmikan.
Resha Agriansyah menjelaskan bahwa hadirnya sekretariat di Makassar merupakan langkah awal dari rencana besar pengurus pusat. “Dari rencana lima wilayah, Makassar menjadi yang pertama diresmikan,” ujarnya dalam sambutan.
Pemilihan Makassar dinilai strategis karena kota ini menjadi pintu gerbang menuju kawasan timur Indonesia. Selain itu, Makassar merupakan satu-satunya kota di wilayah timur yang memiliki Pengadilan Niaga untuk menangani perkara kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Sulaiman Syamsuddin menyebut organisasinya saat ini menaungi lebih dari 100 anggota yang tersebar di Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Ia berharap keberadaan sekretariat ini mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota untuk berdiskusi dan meningkatkan kapasitas profesi.
“Harapan kami, sekretariat ini menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota di Indonesia Timur—tempat terbuka untuk berdiskusi, belajar, saling menguatkan, serta menjaga marwah profesi,” ungkap Sulaiman.
Dalam kesempatan tersebut, Sulaiman mendorong AKPI Pusat untuk menyelenggarakan Pendidikan Sertifikasi Kurator di Makassar. Selama ini, pelatihan tersebut dominan digelar di Jakarta dan Surabaya, sehingga menyulitkan advokat dari wilayah timur.
Jika terealisasi, penyelenggaraan pendidikan di Makassar akan mempermudah calon kurator dari kawasan timur menempuh sertifikasi. Langkah ini sekaligus berpotensi memperluas jangkauan keanggotaan AKPI yang secara nasional telah mencapai sekitar 1.800 anggota.
Rangkaian peresmian kantor sekretariat ini juga diisi dengan aksi sosial donor darah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar.