Presiden Israel Berterima Kasih ke Trump atas Dukungan Perang Lawan Iran di Tengah Ultah ke-80

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 16:04:01 WIB
Presiden Israel Isaac Herzog menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada Donald Trump.

SULAWESI SELATAN — Presiden Israel Isaac Herzog secara resmi menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-80 kepada Presiden AS Donald Trump. Dalam pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Israel, Herzog juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Trump selama konflik bersenjata dengan Iran.

Isi Ucapan dan Konteks Hubungan Bilateral

"Kami berterima kasih atas dukungan Anda yang tak tergoyahkan selama perang melawan Iran," kata Herzog dalam pernyataan resmi yang dikutip media setempat. Ucapan itu disampaikan langsung kepada Trump melalui saluran diplomatik.

Hubungan Israel-AS di bawah kepemimpinan Trump memang menunjukkan kedekatan yang intensif. Sejak menjabat, Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, memindahkan kedutaan besar AS ke sana, dan merestui aneksasi Dataran Tinggi Golan.

Dukungan Militer yang Jadi Sorotan

Dukungan Trump terhadap Israel dalam perang melawan Iran mencakup pasokan sistem pertahanan rudal dan intelijen bersama. Beberapa pengamat mencatat bahwa kebijakan Washington di bawah Trump secara konsisten memperkuat posisi Tel Aviv di kawasan.

Namun, pendekatan itu menuai kritik dari sejumlah negara Arab dan organisasi internasional. Mereka menilai intervensi AS justru memperpanjang konflik dan menghambat solusi diplomatik dengan Teheran.

Reaksi dari Kawasan dan Implikasi ke Depan

Ucapan terima kasih Herzog muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran di perbatasan Suriah. Dalam beberapa pekan terakhir, serangan udara Israel terhadap posisi Iran di Suriah meningkat frekuensinya.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Iran atas pernyataan Herzog. Teheran selama ini mengecam keras aliansi militer Israel-AS dan menyebutnya sebagai ancaman terhadap stabilitas Timur Tengah.

Para analis memperkirakan hubungan Washington-Tel Aviv akan tetap erat setidaknya hingga pemilu AS mendatang. Namun, perubahan kebijakan luar negeri AS pasca-Trump bisa mengubah dinamika dukungan terhadap Israel.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top