SULAWESI SELATAN — Balapan di Sirkuit Hungaroring berlangsung kacau sejak tikungan pertama. Martin kehilangan kendali motornya dan menyeret Alex Marquez serta Marco Bezzecchi ke dalam kecelakaan. Ketiganya langsung tersingkir dari perlombaan.
Francesco Bagnaia, yang berhasil menghindari kekacauan, justru membela Martin. Menurutnya, kondisi lintasan yang kotor dan minim grip menjadi faktor utama penyebab insiden tersebut.
"Saya melihat insiden itu. Jorge kehilangan depan motornya tanpa peringatan. Di awal balapan, trek masih sangat licin karena debu dan karet ban belum menempel sempurna," ujar Bagnaia kepada media usai balapan.
Pembalap asal Spanyol itu tidak memberikan pernyataan langsung setelah kejadian. Namun, timnya menyebut bahwa Martin sudah memberikan sinyal soal kondisi lintasan yang berbahaya sejak sesi pemanasan pagi hari.
"Kami sudah laporkan ke Race Direction bahwa beberapa titik di trek sangat berbahaya. Sayangnya tidak ada tindakan preventif," ucap salah satu kru tim.
Kecelakaan ini membuka jalan bagi Bagnaia untuk memperlebar jarak di puncak klasemen. Dengan Martin yang gagal finis, Bagnaia kini unggul 29 poin atas rival terdekatnya, Enea Bastianini.
Ini menjadi pukulan telak bagi Martin yang sebelumnya tampil konsisten di lima seri awal. Ia harus menunggu hingga seri berikutnya di Austria untuk menebus kesalahan.
Beberapa pembalap yang selamat dari kecelakaan juga mengkritik kondisi lintasan. Aleix Espargaro menyebut bahwa seharusnya pihak penyelenggara membersihkan trek lebih agresif sebelum balapan dimulai.
"Ini bukan Moto3. Kami melaju 300 km/jam. Trek kotor seperti ini adalah bom waktu," ujar Espargaro.
Race Direction belum memberikan pernyataan resmi soal protes yang dilayangkan beberapa tim terkait insiden ini. Namun, pengamat menilai sanksi terhadap Martin tetap mungkin dijatuhkan jika hasil investigasi menunjukkan kelalaian serius.