Pemprov Sulsel Genjot Program MYP untuk Perbaikan 5 Paket Jalan Strategis, Target Konektivitas dan Distribusi Logistik

Penulis: Pandu Wibisono  •  Senin, 25 Mei 2026 | 19:49:59 WIB
Pekerjaan pengaspalan jalan strategis di Sulawesi Selatan tengah berjalan dalam program MYP.

MAKASSAR — Perbaikan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan kini memasuki fase percepatan lewat program Multi Years Project (MYP). Program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ini menyasar ruas-ruas strategis dengan mobilitas tinggi yang menjadi penghubung antardaerah.

Pekerjaan mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, pemasangan drainase, hingga pengecoran beton rigid. Total ada lima paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Paket 2: Perbaikan di Gowa, Takalar, dan Jeneponto

Pada Paket 2, sejumlah ruas tengah dikerjakan. Di antaranya ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang yang mendapat lapisan antara AC-BC STA 01+625. Ruas Panciro–Batas Kota Makassar juga dikerjakan dengan laston lapisan antara AC-BC dan beton bahu jalan FC’15 STA 00+800.

Selain itu, ruas Batas Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar mendapat pekerjaan bahu jalan beton FC’15 STA 00+100. Sementara ruas Batas Kabupaten Gowa–Bontoramba dikerjakan lapis aus beton dan bahu jalan beton FC’15 STA 09+900.

Ruas Palleko–Towata mendapat laston lapisan aus STA 02+125, sedangkan ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto dikerjakan lapis fondasi agregat kelas A STA 13+575.

Paket 3 dan 4: Pinrang hingga Wajo

Untuk Paket 3, pekerjaan difokuskan pada ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Pinrang dengan pemasangan batu talud STA 04+425 R. Ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung juga dikerjakan laston lapis antara AC-BC STA 00+175 L/R.

Sementara pada Paket 4, perbaikan dilakukan di ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo berupa AC-BC STA 7+750 dan STA 8+000. Ruas Impa-Impa–Anabanua mendapat pekerjaan pengamanan tanaman STA 13+650 R.

Mengapa Program Ini Penting untuk Sulsel?

Peningkatan kualitas jalan di Sulawesi Selatan menjadi krusial mengingat peran provinsi ini sebagai pintu gerbang Indonesia Timur. Ruas-ruas yang diperbaiki merupakan jalur distribusi barang, jasa, dan aktivitas perekonomian masyarakat.

Dengan mobilitas tinggi dan beban logistik yang terus meningkat, kondisi jalan yang layak menjadi prasyarat pertumbuhan ekonomi daerah. Program MYP ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus menekan biaya distribusi.

Bagaimana dampak perbaikan jalan ini bagi warga Sulsel?

Perbaikan infrastruktur jalan berdampak langsung pada waktu tempuh dan keselamatan pengguna. Warga di kabupaten seperti Gowa, Takalar, Jeneponto, Pinrang, hingga Wajo akan merasakan akses yang lebih mulus ke pusat kota dan pasar.

Selain itu, kelancaran distribusi logistik juga membantu menstabilkan harga barang di daerah-daerah yang sebelumnya sulit dijangkau akibat infrastruktur rusak.

Apa target penyelesaian program MYP ini?

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh paket pekerjaan rampung sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kontrak MYP. Progres terbaru menunjukkan sejumlah ruas sudah memasuki tahap pengaspalan dan pengecoran beton.

Pemerintah daerah berharap program ini dapat menjadi fondasi bagi pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Sulawesi Selatan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan konektivitas antardaerah.

Reporter: Pandu Wibisono
Sumber: sulsel.suara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top