Disdik Makassar Siapkan Tiga Jalur Penerimaan Murid Baru 2026, Wilayah Kepulauan Bisa Daftar Offline

Penulis: Ramli Siregar  •  Senin, 18 Mei 2026 | 17:59:01 WIB
Disdik Makassar memperpanjang masa simulasi SPMB hingga 21 Mei 2026 untuk penyempurnaan sistem.

MAKASSAR — Dinas Pendidikan Kota Makassar memperpanjang masa simulasi SPMB hingga 21 Mei 2026 sebagai respons atas tingginya antusiasme masyarakat. Pendaftaran resmi akan dibuka pada 2 Juni mendatang melalui platform digital Lontara+.

Kepala Disdik Makassar Achi Soleman menyebut bahwa masa simulasi digunakan untuk menyempurnakan sistem, termasuk penyederhanaan login menggunakan NISN dan integrasi data sekolah dengan Kementerian Pendidikan.

“Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan sistem yang transparan dan akuntabel. Lontara+ menjadi solusi atas berbagai kekurangan pada pelaksanaan tahun sebelumnya,” ujar Achi, Senin (18/5/2026).

Daya Tampung 33.500 Siswa Tersebar di Tiga Jenjang

Disdik Makassar menargetkan penerimaan sekitar 500 siswa untuk jenjang PAUD dari lima sekolah negeri. Untuk SD, sebanyak 314 sekolah diperkirakan menampung 18.000 siswa, sementara 55 SMP negeri menyediakan kuota sekitar 15.000 siswa.

Mekanisme penerimaan dibedakan per jenjang. PAUD menggunakan dua jalur: afirmasi 60 persen dan domisili 40 persen. SD menyediakan tiga jalur: domisili, afirmasi, dan mutasi. SMP memiliki empat jalur: prestasi (akademik dan non-akademik), domisili, afirmasi, dan mutasi.

Wilayah Kepulauan Dapat Pengecualian Sistem Daring

Disdik memberikan perhatian khusus pada Kecamatan Kepulauan Sangkarrang yang memiliki keterbatasan jaringan internet. Meski sistem utama berbasis daring, pendaftaran offline tetap disiapkan sebagai solusi.

“Untuk wilayah kepulauan, kami juga berkoordinasi dengan provider agar jaringan dapat lebih optimal. Namun jika memang tidak memungkinkan, maka mekanisme offline tetap disiapkan,” jelas Achi.

Setiap sekolah juga menyediakan helpdesk dan operator yang mendampingi orang tua selama proses pendaftaran. Disdik membuka kanal pengaduan digital berupa hotline dan grup Telegram resmi untuk menampung aduan serta menyampaikan pembaruan informasi.

Bimtek Operator Sekolah Digelar Sebelum Pendaftaran

Disdik membekali operator sekolah dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP melalui bimbingan teknis (bimtek) agar memahami sistem baru secara utuh. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi kendala dan penyimpangan selama pelaksanaan SPMB.

“Kami siapkan tim terbaik, operator akan dibekali melalui bimtek agar memahami sistem secara utuh, sehingga potensi kendala maupun penyimpangan dapat diminimalisir,” tegas Achi.

Melalui pemisahan server tiap jenjang dan penguatan sistem transparansi, Disdik Makassar berharap pelaksanaan SPMB 2026 berjalan lebih efisien dan inklusif. Sekolah tetap menjadi pusat layanan bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mengakses sistem daring.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: mediata.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top