Kemenangan tipis 48-47 dari dua juri memastikan Sean Strickland unggul atas Khamzat Chimaev pada laga utama UFC 328. Hasil split decision ini mematahkan prediksi banyak pihak yang sebelumnya lebih menjagokan Chimaev untuk mendominasi pertarungan di kelas menengah tersebut.
Sean Strickland kembali membuktikan kapasitasnya sebagai petarung yang kerap diremehkan. Dalam duel yang berlangsung lima ronde penuh, Strickland berhasil meredam agresivitas gulat Chimaev dan memaksanya melakoni pertarungan berdiri yang menguras stamina.
Data dari kartu skor menunjukkan betapa ketatnya persaingan kedua petarung di oktagon. Juri Sal D’Amato dan Eric Colon memberikan skor 48-47 untuk kemenangan Strickland, sementara juri Sue Sanidad memberikan angka serupa, 48-47, namun untuk keunggulan Chimaev.
Titik balik perselisihan skor ini terletak pada ronde kelima. Berbeda dengan ronde ketiga yang secara bulat diberikan kepada Strickland oleh ketiga juri, ronde pamungkas membagi opini mereka. Colon dan D’Amato melihat pertahanan gulat Strickland dan kombinasi pukulan kanannya lebih efektif, sedangkan Sanidad lebih menghargai upaya takedown Chimaev.
Instruksi pelatih di pojok Strickland terbukti krusial pada menit-menit terakhir. Petarung asal Amerika Serikat itu mulai mencampurkan pukulan kanan setelah jab beruntun, yang mendarat telak berkali-kali ke wajah Chimaev. Meski Chimaev mencoba membalas dengan intensitas tinggi, volume serangan Strickland tercatat lebih unggul di mata mayoritas juri.
Khamzat Chimaev sebenarnya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Pada ronde pertama, petarung berdarah Chechnya ini mendominasi total dengan teknik gulatnya, menjaga Strickland tetap di lantai, dan berkali-kali mencoba melakukan kuncian leher. Ketiga juri sepakat memberikan ronde pembuka untuk Chimaev.
Kondisi berbalik pada ronde kedua saat Strickland berhasil menggagalkan upaya takedown dan justru membuat Chimaev terjatuh. Strickland memegang kendali posisi atas selama beberapa menit. Memasuki ronde ketiga, Chimaev tampak mulai meninggalkan strategi gulat dan meladeni adu pukul, sebuah keputusan yang justru menguntungkan Strickland yang memiliki akurasi jab lebih baik.
Fakta Pertandingan UFC 328:
Kemenangan ini mengingatkan publik pada momen tahun 2023 saat Strickland merebut sabuk juara dari Israel Adesanya di Australia. Meski kali ini kemenangan diraih lewat keputusan tipis, Strickland sukses membuktikan bahwa gaya bertarungnya yang ortodoks mampu menetralisir petarung dengan kemampuan gulat elite seperti Chimaev.
Di sisi lain, performa Chimaev di UFC 328 memicu diskusi mengenai kebugarannya. Petarung yang biasanya tampil meledak-ledak ini terlihat kesulitan menjaga ritme serangan setelah ronde pertama usai. Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi karier Chimaev yang selama beberapa tahun terakhir dianggap sebagai ancaman paling menakutkan di divisi kelas menengah.