Arema FC sukses mengamankan tiga poin krusial usai menumbangkan PSM Makassar dengan skor telak 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5) sore. Kemenangan meyakinkan ini membawa Singo Edan menembus posisi 10 besar klasemen sementara Super League 2025/2026.
Tuan rumah tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan dalam lanjutan pekan ke-32 Super League. Arema tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan setelah tekanan intensif memaksa lini pertahanan PSM Makassar melakukan kesalahan fatal di awal laga.
Pesta gol Arema dimulai pada menit kesembilan melalui titik putih. Wasit menunjuk penalti setelah Gabi dijatuhkan oleh Yuran Fernandes di area terlarang. Dalberto yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh kiper PSM, Hilmansyah, dengan tendangan tenang ke arah yang berlawanan.
Memasuki babak kedua, Arema menggandakan keunggulan pada menit ke-53 melalui skema serangan balik cepat. Dalberto mengirimkan umpan terobosan akurat yang diselesaikan dengan sempurna oleh Gabi. Tidak berhenti di situ, Dalberto mencatatkan namanya kembali di papan skor pada menit ke-69, sekaligus mengunci kemenangan 3-0 bagi tim asuhan Joel Cornelli.
Laga ini sempat memanas akibat beberapa keputusan wasit Iqbal yang dianggap merugikan kedua belah pihak. Momen pertama terjadi di menit ke-16 saat Arkhan Fikri dilanggar oleh Victor Dethan. Wasit langsung meniup peluit pelanggaran, padahal bola sedang mengalir ke arah Gabi yang sudah bebas berdiri satu lawan satu dengan kiper lawan.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari pemain Arema karena wasit tidak menerapkan advantage rule. Jika wasit membiarkan laga berjalan, Arema memiliki peluang sangat besar untuk mencetak gol kedua lebih awal. Namun, protes tersebut tidak mengubah keputusan sang pengadil.
Drama kembali terjadi di penghujung laga, tepatnya menit ke-90+1. Wasit Iqbal memberikan tendangan bebas tidak langsung untuk PSM Makassar tepat di muka gawang Arema. Sang pengadil menganggap kiper Arema melakukan tangkapan ganda (double touch). Beruntung bagi tuan rumah, eksekusi tim Juku Eja gagal membuahkan hasil hingga laga bubar.
PSM Makassar sebenarnya bukan tanpa perlawanan. Skuad asuhan Bernardo Tavares sempat mengancam melalui Rizky Eka dan Savio di babak pertama. Peluang emas juga didapat Yuran Fernandes pada menit ke-60, namun sontekan backheel kapten PSM tersebut hanya membentur tiang gawang.
Tambahan tiga poin ini membuat Arema FC kini mengoleksi 42 poin dan berhak duduk di peringkat ke-10. Sebaliknya, kekalahan ini memaksa PSM Makassar tertahan di posisi ke-13 klasemen dengan raihan 34 poin dari 32 pertandingan yang telah dijalani.