MAKASSAR — Darmawangsyah Muin menegaskan pemerintah daerah akan menuntaskan persoalan internal aparatur sipil negara (ASN) sekaligus kewajiban pembayaran anggaran kepada pihak ketiga. Pembenahan birokrasi dan keuangan sudah ia jalankan sejak masih menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, dan kini dilanjutkan setelah berstatus definitif.
Menurut Darmawangsyah, pembenahan yang berjalan mulai mengurai sejumlah persoalan keuangan daerah. Pemerintah masih harus melanjutkan penyelesaian kewajiban yang berdampak langsung terhadap pegawai dan masyarakat.
Pemkab Gowa memprioritaskan pembayaran gaji, honorarium, dan hak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk pegawai paruh waktu. Kewajiban kepada pihak ketiga juga masuk daftar yang dikejar tahun ini.
"Setelah definitif ini, kita fokus ke program. Tahun ini kita akan menyelesaikan persoalan internal ASN maupun persoalan anggaran, terutama kewajiban APBD kepada pihak ketiga," tegas Darmawangsyah.
Ia menyebut utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Pemerintah tetap menempatkan persoalan keuangan yang menyentuh ASN dan warga umum sebagai sasaran utama.
"Alhamdulillah, utang 2025 dan 2026 sudah mulai terurai. Tahun ini kita fokus menyelesaikan persoalan keuangan yang berdampak langsung kepada ASN maupun masyarakat umum," jelasnya.
Kabupaten Gowa tidak memiliki APBD Perubahan 2026 akibat persoalan internal pemerintahan sebelumnya. Darmawangsyah mendorong percepatan penyusunan dan penetapan APBD pokok agar program pembangunan tidak tertunda lebih lama.
Pemkab diminta menyelaraskan anggaran dengan program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi pemerintah. Dukungan DPRD Kabupaten Gowa dibutuhkan agar pembahasan anggaran berjalan lancar.
"Saya berharap DPRD mendukung seluruh program agar APBD pokok kita bisa menjadi yang tercepat di Sulawesi Selatan," tambahnya.
Percepatan penetapan APBD diharapkan menjaga kesinambungan pembangunan dan mengoptimalkan penggunaan anggaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta Darmawangsyah memanfaatkan masa kepemimpinannya untuk meningkatkan pelayanan publik dan menyelesaikan kewajiban pemerintahan. Ia juga mendorong Bupati Gowa membangun kembali koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah provinsi.
"Manfaatkan setiap waktu untuk pelayanan masyarakat dan menyelesaikan kewajiban. Kami di Pemprov Sulsel akan selalu hadir untuk mendukung. Rangkul kembali semua pihak dan jaga koordinasi agar berjalan lancar," ujarnya.
Dukungan pemerintah provinsi diharapkan membantu Pemkab Gowa menangani persoalan keuangan sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan di kabupaten itu.