Gubernur Sulsel Sebut 9 Sekolah Rakyat Terbanyak di Luar Jawa, 7 Lagi Dibangun untuk Tampung 16 Ribu Siswa

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:31:01 WIB
Gubernur Sulsel menyebut Sulawesi Selatan memiliki 9 Sekolah Rakyat, terbanyak di luar Pulau Jawa.

MAKASSAR — Kepastian jumlah itu disampaikan Andi dalam Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat dan Sumpah Pemuda yang disiarkan langsung kanal YouTube Kementerian Sosial RI, Rabu (28/10/2026). Ia menyebut program Presiden Prabowo Subianto itu belum banyak dipublikasikan secara masif, sehingga capaian di Sulsel jarang terdengar.

"Sulawesi Selatan adalah Sekolah Rakyat terbesar di Pulau Jawa. Kalau saya sampaikan, banyak memang program-program Bapak Presiden belum dipublikasikan secara besar, masif. Tapi, saya sampaikan di tempat ini, kami Sulawesi Selatan (memiliki) 9 SR," ujarnya.

Tambahan Tujuh SR dan Kuota 16 Ribu Siswa

Pemprov Sulsel menyiapkan tujuh lokasi SR baru. Jika seluruhnya rampung, jumlah SR di wilayah ini menjadi 16 unit.

"Pembangunan tujuh, sekitar ada 16 nantinya," sambung Andi.

Kementerian Sosial sebelumnya menyatakan satu SR menampung sekitar seribu siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK yang terintegrasi. Dengan begitu, Sulsel akan memiliki kuota sekitar 16 ribu siswa.

"Kalau kali seribu, 16 ribu warga kami yang tidak mampu akan sekolah di Sekolah Rakyat," katanya.

Seragam Pramuka hingga Kisah Ayah Gubernur

Dukungan pemprov tidak berhenti pada penyediaan lahan dan bangunan. Pemprov Sulsel baru saja menyerahkan 2.000 seragam pramuka untuk murid SR, lengkap dengan sepatu dan tas.

"Jadi kami sudah menyerahkan ke seluruh sekolah yang ada dan kami tentu akan terus men-support Bapak (Mensos Saifullah Yusuf) untuk Sekolah Rakyat ini," ucap Andi.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo karena menghidupkan kembali Sekolah Rakyat. Ayah Andi merupakan lulusan sekolah rakyat pada masa lalu.

"Saya juga sampaikan apresiasi kepada Prabowo Subianto karena beliau telah kembali menghidupkan Sekolah Rakyat. Saya bilang dihidupkan kembali karena ada zaman dulu," ungkapnya.

"Dan yang berdiri di depan adik-adik sekalian, yang berbicara, adalah anak hasil produk Sekolah Rakyat," imbuh Andi, disambut tepuk tangan penonton.

Harapan Generasi Emas 2045

Andi menilai program ini sejalan dengan target Generasi Emas 2045. Ia berharap lahir pemimpin nasional dari lulusan Sekolah Rakyat.

"Mungkin 50 tahun ke depan, 20 tahun ke depan, akan lahir pemimpin-pemimpin nasional, dan mungkin akan ada presiden dari Sekolah Rakyat," harapnya.

Pemprov Sulsel, kata Andi, akan terus mendukung pengembangan SR. Ia yakin pemerintah pusat membangun program itu dengan skala lebih besar dan terukur, termasuk untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top